Yogyakarta, BeritaRayaOnline — Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengaku tidak terlalu mengikuti perkembangan kasus Florence. Namun, ia berharap ada win-win solution untuk menyelesaikan permasalahan mahasiswi S-2 Pasca Sarjana Ilmu Kenotariatan Universitas Gadjah Mada itu.
"Saya itu tidak ada masalah. Kan saya tidak melapor. Masalahnya itu kan karena ada LSM yang melapor," jelas Sri Sultan HB X saat ditemui seusai acara pelantikan anggota DPRD DIY, Senin (1/9/2014).
Kendati tak terlalu mengikuti kasus tersebut, Sultan berharap ada penyelesaian yang baik antara Florence dan pelapor. Lalu polisi adalah sebagai pihak penengah.
"Saya punya harapan polisi bisa berperan (penengah) di situ," tegasnya.
Menurut Sultan, polisi hanya menjalankan tugas dan perannya sebagai aparat penegak hukum. Ketika ada pihak yang melapor, lalu segera ditindaklanjuti demi menegakkan hukum.
"Kalau tidak ditanggapi, nanti polisi dianggap diam saja. Kalau cepet, kok terlalu cepet. Lha terus piye. Polisi jadi salah terus," tandasnya.
Bernafas Lega
Seperti diberitakan sebelumnya, dua hari sejak ditahan pada Sabtu (30/8/2014), Florence Sihombing akhirnya dapat bernapas lega setelah pengajuan penangguhannya dikabulkan oleh pihak Polda DIY. Surat perintah penangguhan penahanan dan surat perintah pengeluaran tahanan ditandatangani oleh Direktur Reskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kokot Indarto pada pukul 13.30 WIB.
Setelah pengajuan penangguhan dikabulkan, Senin (1/9/2014) tepat pukul 14.50 WIB, Florence Sihombing didampingi Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Heribertus Jaka Triyana, keluar dari tahanan Ditreskrimsus Polda DIY.
"Pertama-tama, sekali lagi dengan tulus saya minta maaf kepada Sultan dan seluruh masyarakat Yogya atas perbuatan yang saya lakukan. Saya memohon, dengan sangat, permintaan maaf ini bisa diterima seluruh warga. Saya harap masyarakat Yogya mengerti dan mau berbesar hati dengan mau memaafkan," ujar Florence Sihombing saat ditemui di Ditreskrimsus Polda DIY, Senin.
Florence juga mengucapkan terima kasih kepada pihak UGM yang telah bersedia membantu menjamin penangguhan penahanan untuk dirinya.
Sementara itu, dosen Fakultas Hukum Internasional UGM sekaligus Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum, Heribertus Jaka Triyana, mengatakan bahwa pihaknya, dalam hal ini Fakultas Hukum UGM, telah mengajukan penangguhan penahanan terhadap Saudara Florence, dan hal tersebut telah dikabulkan.
"Kami akan mengikuti proses hukum yang berlaku. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pembinaan kepada anak kami, Florence," ucapnya.
Atas nama Institusi dan Fakultas Hukum UGM, Heribertus juga meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta, kepada Sultan, dan seluruh akademika UGM atas apa yang telah diperbuat Florence.
"Secara tulus meminta maaf kepada semuanya. Atas nama Florence dan keluarga, dengan tulus kami ucapkan terima kasih," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, setelah ditahan selama dua hari sejak Sabtu (30/8/2014), Florence Sihombing akhirnya dapat bernapas lega setelah pengajuan penangguhannya dikabulkan oleh pihak Ditreskrimsus Polda DIY.
Surat perintah penangguhan penahanan dan surat perintah pengeluaran tahanan ditandatangani oleh Direskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kokot Indarto pada Senin ini pukul 13.30 WIB.
Florence Sihombing ditahan Polda DIY atas laporan sejumlah lembaga sosial masyarakat (LSM) karena dianggap telah menghina warga Yogyakarta atas kicauannya di media sosial. Dia kemudian dijerat dengan pasal dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Florence resmi ditahan di Ditreskrimsus Polda DIY dan ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu pukul 17.00. Ia dikenai Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1, Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008, serta Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP. (kompas.com/jhonnie castro/flora k)
"Saya itu tidak ada masalah. Kan saya tidak melapor. Masalahnya itu kan karena ada LSM yang melapor," jelas Sri Sultan HB X saat ditemui seusai acara pelantikan anggota DPRD DIY, Senin (1/9/2014).
Kendati tak terlalu mengikuti kasus tersebut, Sultan berharap ada penyelesaian yang baik antara Florence dan pelapor. Lalu polisi adalah sebagai pihak penengah.
"Saya punya harapan polisi bisa berperan (penengah) di situ," tegasnya.
Menurut Sultan, polisi hanya menjalankan tugas dan perannya sebagai aparat penegak hukum. Ketika ada pihak yang melapor, lalu segera ditindaklanjuti demi menegakkan hukum.
"Kalau tidak ditanggapi, nanti polisi dianggap diam saja. Kalau cepet, kok terlalu cepet. Lha terus piye. Polisi jadi salah terus," tandasnya.
Bernafas Lega
Seperti diberitakan sebelumnya, dua hari sejak ditahan pada Sabtu (30/8/2014), Florence Sihombing akhirnya dapat bernapas lega setelah pengajuan penangguhannya dikabulkan oleh pihak Polda DIY. Surat perintah penangguhan penahanan dan surat perintah pengeluaran tahanan ditandatangani oleh Direktur Reskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kokot Indarto pada pukul 13.30 WIB.
Setelah pengajuan penangguhan dikabulkan, Senin (1/9/2014) tepat pukul 14.50 WIB, Florence Sihombing didampingi Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Heribertus Jaka Triyana, keluar dari tahanan Ditreskrimsus Polda DIY.
"Pertama-tama, sekali lagi dengan tulus saya minta maaf kepada Sultan dan seluruh masyarakat Yogya atas perbuatan yang saya lakukan. Saya memohon, dengan sangat, permintaan maaf ini bisa diterima seluruh warga. Saya harap masyarakat Yogya mengerti dan mau berbesar hati dengan mau memaafkan," ujar Florence Sihombing saat ditemui di Ditreskrimsus Polda DIY, Senin.
Florence juga mengucapkan terima kasih kepada pihak UGM yang telah bersedia membantu menjamin penangguhan penahanan untuk dirinya.
Sementara itu, dosen Fakultas Hukum Internasional UGM sekaligus Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum, Heribertus Jaka Triyana, mengatakan bahwa pihaknya, dalam hal ini Fakultas Hukum UGM, telah mengajukan penangguhan penahanan terhadap Saudara Florence, dan hal tersebut telah dikabulkan.
"Kami akan mengikuti proses hukum yang berlaku. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pembinaan kepada anak kami, Florence," ucapnya.
Atas nama Institusi dan Fakultas Hukum UGM, Heribertus juga meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta, kepada Sultan, dan seluruh akademika UGM atas apa yang telah diperbuat Florence.
"Secara tulus meminta maaf kepada semuanya. Atas nama Florence dan keluarga, dengan tulus kami ucapkan terima kasih," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, setelah ditahan selama dua hari sejak Sabtu (30/8/2014), Florence Sihombing akhirnya dapat bernapas lega setelah pengajuan penangguhannya dikabulkan oleh pihak Ditreskrimsus Polda DIY.
Surat perintah penangguhan penahanan dan surat perintah pengeluaran tahanan ditandatangani oleh Direskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kokot Indarto pada Senin ini pukul 13.30 WIB.
Florence Sihombing ditahan Polda DIY atas laporan sejumlah lembaga sosial masyarakat (LSM) karena dianggap telah menghina warga Yogyakarta atas kicauannya di media sosial. Dia kemudian dijerat dengan pasal dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Florence resmi ditahan di Ditreskrimsus Polda DIY dan ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu pukul 17.00. Ia dikenai Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1, Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008, serta Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP. (kompas.com/jhonnie castro/flora k)
Papua, BeritaRayaOnline,-Kementerian PU membangun beberapa infrastruktur di bidang Sumber Daya Air di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat senilai Rp 254,2 miliar. Peresmian infrastruktur tersebut dilakukan oleh Presiden RI, kemarin.
Menteri PU Djoko Kirmanto mengharapkan agar infrastruktur yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Infrastruktur tersebut antara lain Penanganan PantaiWaisai Torang Cinta (WTC) di Waigeo Selatan Kabupaten Raja Ampat di Provinsi Papua Barat senilai Rp 6,4 miliar. Maksud dari penanganan pantai tersebut adalah mempertahankan kemunduran garis pantai, permukiman dan fasilitas yang ada di belakang pantai, serta mempercantik wajah depan Taman Waisai Torang Cinta (WTC).
Dengan tujuan, mengamankan pesisir pantai yang mengalami erosi dan mengakibatkan abrasi pantai. Secara teknis, bangunan seawall tersebut berbentuk Buis beton tumbuk dan pasangan batu sepanjang 450 m.
Bangunan pengamanan pantai Pulau Mansinam Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat senilai Rp 70,9 miliar. Tujuan pengamanan pantai tersebut adalah menanggulangi abrasi pantai Pulau Mansinam dan pengamanan pesisir pantai yang mengalami erosi dan mengakibatkan abrasi pantai. Secara teknis, bangunan revetment berbentuk kubus beton ukuran 50x50x50 cm dan 30x30x30 cm dengan total panjang 400 m.
Pembangunan Bendung Daerah Irigasai Oransbasi di Kabupaten Manokwari di Papua Barat menelan biaya sebesar Rp 29,36 miliar. Tujuan dari bendung daerah irigasi ini adalah penyediaan sarana irigasi teknis sekaligus menunjang program ketahanan pangan, pembukaan lahan pertanian dalam rangka perluasan areal melalui sistem pengairan dan pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan maksimal. Serta, meningkatkan produksi pangan, meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya dan optimalisasi lahan potensial pertanian sawah.
Bendung daerah irigasi tersebut terdapat dua bendung yakni Bendung Warbiadi dan Bendung Waroser. Sumber air Bendung Warbia diberasal dari Sungai Warbiadi dengan panjang sungai sekitar 16 km. Luas daerah tangkapan hujan sekitar 167 km2 dengan bangunan utama bendung tipe Tyroller. Sedangkan Bendung Waroser berasal daru Sungai Waroser dengan panjang sungai mencapai 20 km. Luasan daerah tangkapan hujan sekitar 132 km2.
Bendung daerah irigasi tersebut terdapat dua bendung yakni Bendung Warbiadi dan Bendung Waroser. Sumber air Bendung Warbia diberasal dari Sungai Warbiadi dengan panjang sungai sekitar 16 km. Luas daerah tangkapan hujan sekitar 167 km2 dengan bangunan utama bendung tipe Tyroller. Sedangkan Bendung Waroser berasal daru Sungai Waroser dengan panjang sungai mencapai 20 km. Luasan daerah tangkapan hujan sekitar 132 km2.
Pembangunan Lima embung dan jaringan pipa transmisi air baku peternakan berada di Kabupaten Fak Fak Provinsi Papua Barat. Pertama, pembangunan embung dan jaringan pipa transmisi air baku peternakan SP 1 Tomage dengan biaya Rp 10,3 miliar. Tubuh embung 120 m, spilway 10x46,9 m dan intake 2x3x4 m. Sedangkan panjang pipa transmisi 2.964 m dengan ukuran bak penampung 8x6x4m. Pembangunan embung dan jaringan pipa transmisi air baku peternakan SP 1 Mbima Jaya senilai Rp 11,6 miliar. Secara teknis ukuran tubuh embung 90 m, spillway 10x45,35m dan intake 2x3x4 m. Sedangkan panjang pipa transmisi 2.586 m dengan bak penampungan 8x6x4 m.
Pembangunan embung dan jaringan pipa transmisi air baku peternakan SP 1 Monodadi Mulya senilai Rp 9,3 miliar. Ukuran tubuh embung 71,5 m, spillway 10x46,9 m dan intake 8x6x4 m. Pembangunan embung dan jaringan pipa transmisi air baku peternakan SP.2 Wasya Mulya senilai 10 miliar. Secara teknis kolam berukuran 49x40x4 m, intake 91 m, panjang pipa transmisi 1.236 m dan bak penampungan 8x6x4m. Sedangkan, pembangunan embung dan jaringan pipa transmisi air baku peternakan SP. 5 Bumi Muroh senilai Rp 12,3 miliar. Ukuran kolam 25x25x2 m, intake 91 m, pipa transmisi 1.818 m dan bak penampungan 8x6x4 m.
Pembangunan dua embung dan jaringan di Provinsi Papua Barat bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air baku di daerah sekitar Rainch program peternakan sapi skala nasional, penyediaan air untuk peternakan, pengembangan bidang perikanan air tawar dan membuka lapangan pekerjan baru pengembangan pariwisata. Yakni di Peternakan Anjai senilai 22,8 miliar dan panjang pipa transmisi 2.586 m. Secara teknis, outcome dari infrastruktur tersebut yakni 2,89 l/dtk dengan ukuran 20x50,7m, saluran pembawa 5 m, bak pengumpul 50x60x80 m dan bak penampung 4,7x10x2,7m. Sedangkan untuk Peternakan Jundurau senilai Rp 12,87 miliar. Outcome embung 2,89 l/dtk dengan ukuran tubuh bendung 90x73,5 m, saluran pembawa 11,4 m, bak pengumpulan 8x6x1,8 m dan bak penampungan 4,7x10x2 m.
Bangunan pengendali sedimen (check dam) di Wasior, Kabupaten Wondama Provinsi Papua Barat di empat lokasi yaitu di Sungai Rado senilai 16,6 miliar. Panjang bangunan 64,2 m, lebar pelimpah 36,3 m dan tinggi DAM 3,25 m. Di Sungai Sanduay senilai 19,2 miliar. Panjang bangunan 60,2 m, lebar pelimpah 34,8 m dan tinggi DAM 5 m. Di Sungai Angris senilai 14,26 miliar. Panjang bangunan 21,1 m, lebar pelimpah 21 m dan tinggi DAM 4,6 m. Sedangkan di Sungai Manggurai senilai Rp 17,5 miliar. Panjang bangunan 34 m, lebar pelimpah 21,82 m dan tinggi DAM 4,7 m. (puskom publik pu/lasman simanjuntak)
Bangunan pengendali sedimen (check dam) di Wasior, Kabupaten Wondama Provinsi Papua Barat di empat lokasi yaitu di Sungai Rado senilai 16,6 miliar. Panjang bangunan 64,2 m, lebar pelimpah 36,3 m dan tinggi DAM 3,25 m. Di Sungai Sanduay senilai 19,2 miliar. Panjang bangunan 60,2 m, lebar pelimpah 34,8 m dan tinggi DAM 5 m. Di Sungai Angris senilai 14,26 miliar. Panjang bangunan 21,1 m, lebar pelimpah 21 m dan tinggi DAM 4,6 m. Sedangkan di Sungai Manggurai senilai Rp 17,5 miliar. Panjang bangunan 34 m, lebar pelimpah 21,82 m dan tinggi DAM 4,7 m. (puskom publik pu/lasman simanjuntak)
Papua Barat, BeritaRayaOnline,Kementerian Pekerjaan Umum terus berupaya melakukan pembangunan dan pemeliharaan jalan untuk mobilitas manusia dan distribusi barang.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X Papua Ditjen Bina Marga Thomas Setia Budi Eden mengatakan bahwa di Provinsi Papua Barat, PU telah menyelesaikan pekerjaan peningkatan struktur jalan lingkar Raja Ampat - Waisai - Wawiyai dan peningkatan struktur jalan lingkar Waisai. Kedua paket pekerjaan tersebut diresmikan oleh Presiden RI Bambang Yudhoyono, Minggu (24/8/2014).
Peningkatan struktur jalan lingkar Raja Ampat - Waisai - Wawiyai bermanfaat sebagai jalan penghubung Bandara Marinda Raja Ampat menuju Kota Waisai. Peningkatan jalan tersebut dilakukan sepanjang 5,75 km dengan lebar 6 m. Pembiayaan melalui APBN TA 2014 senilai Rp 23,8 miliar.
Sementara itu, pekerjaan peningkatan struktur jalan lingkar Waisai bertujuan dalam rangka menunjang terlaksananya Sail Raja Ampat 2014, serta sebagai jalan penghubung pelabuhan ferry ke Kota Waisai dalam upaya memperlancar arus transportasi barang. Peningkatan jalan dilakukan sepanjang 2,096 km dengan lebar 6 m dan menelan biaya sebesar Rp 9,5 miliar. (puskom publik pu/lasman simanjuntak)
Papua, BeritaRayaOnline,-Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto memeriksa kesiapan infrastruktur bidang ke - PU- an untuk mendukung kegiatan Sail Raja Ampat 2014 di Kota Waisai Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Jumat (22/8/2014). Menteri PU menilai infrastruktur tersebut telah siap melayani kebutuhan masyarakat dan para pengunjung Sail Raja Ampat.
"PU mendukung Sail Raja Ampat 2014 di bidang infrastruktur ke-PU-an. Antara lain di bidang jalan dan permukiman. Di lokasi ini terdapat beberapa infrastruktur PU yang mendukung terselenggaranya acara tersebut. Dan, setelah acara selesai,masyarakat masi dapat memanfaatkannya,"ujar Menteri PU.
Infrastruktur bidang Cipta Karya yang mendukung Sail Raja Ampat antara lain Penataan Kawasan Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) berupa pelataran tempat pembukaan puncak Sail Raja Ampat, Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM) Waisai kapasitas 10 liter/detik, dan peningkatan kualitas permukiman di kawasan pasar ikan, kampung, dan kawasan pesisir pantai WTC.
Saat mengujungi pelataran pantai WTC, Djoko Kirmanto memeriksa fungsi beberapa titik keran umum yang dibangun melalui SPAM Strategis yang disalurkan dari pipa yang bersumber dari SPAM Waisai, tempat sampah, dan MCK Umum. Semua infrastruktur tersebut dibangun oleh Direkorat Jenderal Cipta Karya melalui APBN TA 2009-2014.
Dalam kunjungannya ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM IKK Waisai, Menteri PU juga melihat operasional SPAM IKK Waisai dengan IPA lengkap berkapasitas 10 liter/detik sistem gratifikasi . memberikan pelayanan air minum untuk masyarakat Kota Waisai, pelayanan untuk pelabuhan waisai dan pelabuhan pariwisata. “Saat ini SPAM IKK telah dimanfaatkan sebanyak 800 unit Sambungan Rumah,” jelas Djoko.
Sementara, dalam upaya mendukung Sail Raja Ampat Kementerian PU bersama Pemkab Raja Ampat melaksanakan pekerjaan peningkatan struktur jalan lingkar di Waisai.
“Semua infrastruktur ini sudah siap. Semoga dapat mendukung kegiatan Sail ini dan diharapkan masyarakat dapat menjaga apa yang sudah dibangun,” ujar Djoko Kirmanto.
Turut mendampingi Menteri Pekerjaan Umum yakni Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi, Dirjen Bina Marga Djoko Murjanto, Staf Ahli Menteri PU bidang Keterpaduan Pembangunan Danis H. Sumadilaga, Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan Adjar Prajudi, Direktur Pengembangan Air Minum Mochammad Natsir, Kapuskom Djoko Mursito dan jajaran Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga. (puskom publik pu/lasman simanjuntak)
Balikpapan, BeritaRayaOnline,-Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meresmikan sejumlah infrastruktur strategis Kementerian PU dengan nilai total Rp 370,632 miliar. Acara tersebut dilaksanakan di Balikpapan, yang dihadiri juga oleh Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, dan Kepala LIPI Lukman Hakim.
Peresmian tersebut dipusatkan di Kebun Raya Balikpapan (KRB), bersamaan dengan launching KRB sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sekaligus juga lokasi dimana Embung Wain sebagai fasilitas RTH bertempat.
Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan Kementerian PU membuat Roadmap yang merupakan hasil kolaborasi dengan LIPI dan dua belas pengelola kebun raya baik pusat maupun daerah yang akan dijadikan panduan dalam perencanaan dan pemrograman ke depan.
“Diharapkan setiap tahun ada setidaknya satu kebun raya yang akan dilengkapi dengan fasilitas minimal, dan diresmikan, serta dinyatakan terbuka untuk umum, karena dinilai telah memenuhi berbagai persyaratan,” tambah Menteri PU.
Sementara untuk KRB sendiri, Djoko mengatakan bahwa Kementerian PU dalam anggaran 2015 telah memasukkan anggaran untuk infrastruktur yang ada di KRB tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Menteri PU yang didampingi oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU Mudjiadi, Direktur Pengelolaan Air Minum M Natsir dan Kepala Pusat Komunikasi Publik Djoko Mursito menandatangani dan meresmikan Infrastruktur strategis Kementerian PU lainnya.
“Beberapa infrastruktur tersebut diantaranya pembangunannya telah selesai dilaksanakan beberapa tahun yang lalu, namun baru dapat diresmikan pada kesempatan yang berbahagia ini,” tambah Menteri PU.
Infrastruktur yang diresmikan tersebut adalah:
1. Embung Wain di Kebun Raya Balikpapan dengan volume tampungan 90.231 m3, dilaksanakan dengan anggaran APBN Tahun 2011-2013 sebesar Rp 30,585 Miliar;
2. Bendung Pengendali Banjir III Gunung Bahagia Kota Balikpapan dengan volume tampungan 245.000 m3, dilaksanakan dengan anggaran APBN Tahun 2007-2009 sebesar Rp 29,102 Miliar;
3. Prasarana Air Baku, yaitu Embung Binalatung di Kota Tarakan, dengan volume tampungan 666.667 m3 dilaksanakan dengan APBN TA 2005-2011 sebesar Rp 48,022 Miliar, Embung Sungai Bilal, dengan volume tampungan 139.000 m3 dilaksanakan dengan APBN TA 2004-2010 sebesar Rp 18,265 Miliar, dan Embung Sungai Bolong, dengan volume tampungan 450.000 m3 dilaksanakan dengan APBN TA 2006-2011 sebesar Rp 34,426 Miliar di Kabupaten Nunukan;
4. Pembangunan Ring Road I dan II di Kota Samarinda sepanjang 12,5 km dengan APBN sebesar Rp 76,161 Miliar;
5. Pembangunan Jalan Nasional Ruas Simpang Tiga Ma. Wahau – Kelay (Paket 1 dan 2) sepanjang 20 km yang dibangun dengan APBN sebesar Rp 98,295 Miliar; dan
6. Proyek Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), yaitu SPAM IKK Nunukan (kapasitas 50l/d) di Kabupaten Nunukan, SPAM IKK Telen (kapasitas 10 l/d) di Kabupaten Kutai Timur, dan SPAM IKK Bongan (kapasitas 10 l/d) di Kabupaten Kutai Barat. Ketiga proyek dibangun dengan APBN dan APBD dengan nilai sebesar Rp 35,796 Miliar.
“Kami terus mendorong komitmen pemerintah daerah untuk tetap melakukan upaya perlindungan lingkungan yang sejalan dengan pembangunan ekonomi. Selain itu, penambahan RTH juga menjadi agenda penting untuk dilaksanakan guna menjamin peningkatan kualitas tata ruang kota dan kualitashidup manusianya,” tutup Menteri PU Djoko Kirmanto. (puskom publik pu/lasman simanjuntak)
Pamulang, BeritaRayaOnline,-Warga RT 002/RW 014, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu pagi (17/8/2014) turut berpartisipasi merayakan HUT Proklamasi Republik Indonesia (RI) ke -69 bertempat di Jalan Bougenville.Usai merayakan HUT RI yang langsung dipimpin Ketua RT 002/RW 014, Tholib, warga berkumpul untukk foto bersama setelah acara tukar kado dan mengikuti berbagai perlombaan.
Foto-foto oleh : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline
Foto-foto oleh : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline
Teks Foto : Presiden Terpilih Republik Indonesia Periode 2014-2019 menerima salinan keputusan yang diberikan oleh Ketua KPU Husni Kamil Malik di Kantor Pusat KPU di Jakarta, Selasa malam (22/7/2014). (Foto : Jhonnie Castro/ BeritaRayaOnline)
Jakarta, BeritaRayaOnline,-Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akhirnya resmi ditetapkan sebagai presiden terpilih dalam Pilpres 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Jakarta, Selasa malam (22/7/2014). Sementara di Solo, keluarga Jokowi langsung merayakan kemenangan dengan membagi tumpeng.
Keputusan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua KPU, Husni Kamil Malik, dalam rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2014 di Gedung KPU, Selasa (22/7/2014) malam.
“Satu, menetapkan hasil repkapitusali penghitungan suara. Dua, rekapitulasi hasil penghitungan suara pasangan capres cawapres sebagimana disebutkan diktum pertama, terdiri dari hasil perhitungan suara 33 provinsi 131 PPLN,” kata Husni Kamil Malik.
Jokowi-JK dinyatakan menang setelah meraih suara mencapai 53,15% dari total suara sah. Sedangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) meraih 46,85% dari total suara sah. Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan.
Sementara itu, di Solo, rumah ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo, di Solo, ramai dikunjungi para kerabat. Saat Ketua KPU membacakan penetapan Jokowi-JK sebagai Presiden-Wakil Presiden terpilih, sejumlah perempuan di rumah Sudjiatmi langsung bertepuk tangan riuh.
Sedangkan Sudjiatmi sendiri juga tersenyum mendengarkan penetapan KPU yang disiarkan langsung melalui layar televisi. Sudjiatmi melambaikan tangan kepada kamera awak media yang sejak tadi menunggu di rumahnya. Tak lama kemudian, ibu-ibu di rumah itu langsung membagikan tumpeng yang sudah sejak tadi disiapkan.(dbs/eppo/parlin/dian/ella/flora kolondam)
Jakarta, BeritaRayaOnline,-Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akhirnya resmi ditetapkan sebagai presiden terpilih dalam Pilpres 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Jakarta, Selasa malam (22/7/2014). Sementara di Solo, keluarga Jokowi langsung merayakan kemenangan dengan membagi tumpeng.
Keputusan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua KPU, Husni Kamil Malik, dalam rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2014 di Gedung KPU, Selasa (22/7/2014) malam.
“Satu, menetapkan hasil repkapitusali penghitungan suara. Dua, rekapitulasi hasil penghitungan suara pasangan capres cawapres sebagimana disebutkan diktum pertama, terdiri dari hasil perhitungan suara 33 provinsi 131 PPLN,” kata Husni Kamil Malik.
Sementara itu, di Solo, rumah ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo, di Solo, ramai dikunjungi para kerabat. Saat Ketua KPU membacakan penetapan Jokowi-JK sebagai Presiden-Wakil Presiden terpilih, sejumlah perempuan di rumah Sudjiatmi langsung bertepuk tangan riuh.
Sedangkan Sudjiatmi sendiri juga tersenyum mendengarkan penetapan KPU yang disiarkan langsung melalui layar televisi. Sudjiatmi melambaikan tangan kepada kamera awak media yang sejak tadi menunggu di rumahnya. Tak lama kemudian, ibu-ibu di rumah itu langsung membagikan tumpeng yang sudah sejak tadi disiapkan.(dbs/eppo/parlin/dian/ella/flora kolondam)

Serpong, Kota Tangerang Selatan,- Kehadiran Taman Kota BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama untuk rekreasi dan berolahraga di alam terbuka.
Namun, berdasarkan pengamatan wartawan BeritaRayaOnline, Selasa pagi (15/7/2014) taman kota yang dibangun developer BSD sejak tahun 2004 lalu ini kurang terawat dan kurang terpelihara dengan baik. Bahkan banyak sarana dan prasarana bermain untuk anak-anak dibiarkan "terlantar", hancur, dan tak terawat. Besi-besi ayunan banyak "berkarat" dan nyaris rapuh tak bisa digunakan lagi.
Oleh karena itu beberapa warga yang ditemui-sedang berkunjung ke Taman Kota BSD-minta kepada Pemkot Tangerang Selatan untuk segera melakukan pemeliharaan dan perbaikan taman "kebanggaan" masyarakat Tangsel tersebut. (jhonnie castro)
Pamekasan, BeritaRayaOnline,-Mantan Menteri Luar Negeri Era Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan calon presiden Joko Widodo memang merupakan sosok pekerja keras dan disukai masyarakat sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo.
"Saat terpilih menjadi Wali Kota Solo, Jokowi mendapatkan dukungan yang luar biasa dari masyarakat di sana dan begitu juga saat terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta," kata Alwi Shihab saat menghadiri acara deklarasi tim pemenangan Jokowi-JK di Pantai Talang Siring, Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Senin sore.
Menurut dia, hal itu pula yang menjadi alasan mengapa dirinya mendukung pencalonan Jokowi untuk maju sebagai presiden memimpin bangsa ini lima tahun kedepan.
Selain disukai masyarakat, Jokowo juga dikenal sosok pekerja ulet, memperhatikan kepentingan rakyat kecil dengan cara blusukan atau turun langsung kepada masyarakat.
"Pedagang kaki lima tidak digusur oleh Jokowi, akan tetapi ditata sedemikian rupa, sehingga lebih tertib," kata Alwi Shihab kepada Antara.
Alwi datang ke Pamekasan bersama dua orang purnawirawan TNI, yakni Letjen Sumardi, dan Mayjen TNI Zainal Abidin.
Alwi bersama rombongan tiba di pantai yang berjarak sekitar 15 kilometer dari arah Kota Pamekasan sekitar pukul 17.00 WIB dan selanjutnya mendeklarasikan tim pemenangan Jokowi-JK yang diketuai oleh Zainal Abidin.
Selain Alwi Shihab, Letjen (Purn) Sumardi juga sempat menyampaikan orasi di hadapan simpatisan Jokowi-JK dan menyatakan, bahwa dirinya mendukung pasangan calon presiden Jokowi-JK, karena pasangan ini memiliki komitmen kuat dalam memajukan bangsa ini kearah yang lebih baik.
Jokowi, kata dia, adalah sosok yang "low profile", akan tetapi tegas dalam memimpin, bahkan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta Jokowi bisa melakukan perubahan kearah yang lebih baik.
Deklarasi tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-JK di Pantai Talang Siring, Pamekasan, Senin itu juga dimeriahkan oleh orkes dangdut, dan kesenian tradisional saronen, serta musik daul.
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 akan diikuti dua pasangan capres dan cawapres, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajsa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.(investor daily online/gamal/renny/jeffry)
"Saat terpilih menjadi Wali Kota Solo, Jokowi mendapatkan dukungan yang luar biasa dari masyarakat di sana dan begitu juga saat terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta," kata Alwi Shihab saat menghadiri acara deklarasi tim pemenangan Jokowi-JK di Pantai Talang Siring, Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Senin sore.
Menurut dia, hal itu pula yang menjadi alasan mengapa dirinya mendukung pencalonan Jokowi untuk maju sebagai presiden memimpin bangsa ini lima tahun kedepan.
Selain disukai masyarakat, Jokowo juga dikenal sosok pekerja ulet, memperhatikan kepentingan rakyat kecil dengan cara blusukan atau turun langsung kepada masyarakat.
"Pedagang kaki lima tidak digusur oleh Jokowi, akan tetapi ditata sedemikian rupa, sehingga lebih tertib," kata Alwi Shihab kepada Antara.
Alwi datang ke Pamekasan bersama dua orang purnawirawan TNI, yakni Letjen Sumardi, dan Mayjen TNI Zainal Abidin.
Alwi bersama rombongan tiba di pantai yang berjarak sekitar 15 kilometer dari arah Kota Pamekasan sekitar pukul 17.00 WIB dan selanjutnya mendeklarasikan tim pemenangan Jokowi-JK yang diketuai oleh Zainal Abidin.
Selain Alwi Shihab, Letjen (Purn) Sumardi juga sempat menyampaikan orasi di hadapan simpatisan Jokowi-JK dan menyatakan, bahwa dirinya mendukung pasangan calon presiden Jokowi-JK, karena pasangan ini memiliki komitmen kuat dalam memajukan bangsa ini kearah yang lebih baik.
Jokowi, kata dia, adalah sosok yang "low profile", akan tetapi tegas dalam memimpin, bahkan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta Jokowi bisa melakukan perubahan kearah yang lebih baik.
Deklarasi tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-JK di Pantai Talang Siring, Pamekasan, Senin itu juga dimeriahkan oleh orkes dangdut, dan kesenian tradisional saronen, serta musik daul.
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 akan diikuti dua pasangan capres dan cawapres, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajsa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.(investor daily online/gamal/renny/jeffry)
Nusa Dua, Bali, BeritaRayaOnline,-Ketua Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Indonesia Witjaksana Darmosarkoro, Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, Ketua Gabungan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Bagas Angkasa didampingi General Manager Plantation BGA Group Mohammad Zazali saat mengunjungi booth stand PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group) pada acara Indonesia International Oil Palm Conference (IOPC) yang berlangsung tanggal 17-19 Juni 2014 di Nusa Dua Convention Center, Bali.
Pada kegiatan ini BGA Group berkesempatan menjadi Gold Sponsor dalam rangka menyukseskan perhelatan akbar internasional yang berlangsung empat tahun sekali. Pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, 4 (empat) karyawan BGA Group menyampaikan hasil improvement dari kegiatan research & development perusahaan.(press realase/lasman simanjuntak)
Pada kegiatan ini BGA Group berkesempatan menjadi Gold Sponsor dalam rangka menyukseskan perhelatan akbar internasional yang berlangsung empat tahun sekali. Pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, 4 (empat) karyawan BGA Group menyampaikan hasil improvement dari kegiatan research & development perusahaan.(press realase/lasman simanjuntak)
Sidoarjo, BeritaRayaOnline,-Segenggam lumpur dari jutaan kubik yang meluap di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, sampai ke tangan Joko Widodo. Saat mengunjungi lokasi luapan lumpur Lapindo, Kamis (29/5/2014), warga memberikan segenggam lumpur untuk Jokowi.
Jokowi yang mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak itu menerima lumpur tanpa ragu di depan ribuan warga yang telah menunggu Jokowi sejak pagi. Tangan kanan Jokowi pun kotor akibat lumpur tersebut.
Warga korban luapan lumpur mengibaratkan lumpur di tangan Jokowi tersebut sebagai janji dan komitmen pria yang menjadi Calon Presiden (Capres) tersebut akan keberpihakannya kepada korban lumpur PT Lapindo Brantas.
"Kami adakan kontrak politik dengan Jokowi. Pertama, mewujudkan kartu Indonesia pintar, kedua kartu Indonesia sehat, ketiga bukan menggusur tapi menggeser dan menata, keempat beri dana talangan untuk korban lumpur Lapindo, kelima beri lapangan pekerjaan," ujar pembawa acara dengan menggebu-gebu.
Serempak, ribuan warga yang berjejer di tepi tanggul luapan lumpur tersebut bertepuk tangan sambil bersorak-sorai. Mereka juga meneriak-neriakkan "Jokowi presiden".
"Saya sudah melihat sendiri lumpur Lapindo ini. Dalam posisi ini, negara harusnya hadir sebagai representasi kedaulatan rakyat," ujar Jokowi saat memberikan kata sambutan.
Saat memberikan sambutan, tangan kanan Jokowi sudah tampak bersih dari noda lumpur. Tak pasti kapan dia membersihkan tangannya tersebut. "Kalau negara saja absen, artinya negara sudah melupakan rakyat. Sudah jelas kan?" sambungnya.
Pada akhir kunjungannya yang tidak lebih dari 45 menit tersebut, Jokowi menyempatkan diri menandatangani kontrak politik yang dibuat warga setempat. Tanpa berbicara banyak kepada wartawan soal detail kontrak politik itu, Jokowi bertolak dari lokasi luapan lumpur.
Ribuan Masyarakat
Ribuan masyarakat berjajar menyambut kedatangan capres Joko Widodo di lokasi semburan lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo Jawa Timur, Kamis (29/5/2014).
Jokowi dengan mengenakan kemeja kotak-kotak tiba di Porong hari ini Kamis (29/5/2014) pukul 15.45 WIB langsung disambut barisan warga yang merupakan korban lumpur Lapindo. Hari ini tepat delapan tahun lalu kawasan tersebut keluar semburan lumpur yang hingga sekarang terus berlangsung.
Cukup sulit mantan Walikota Solo itu menembus lautan manusia yang berjajar dari Jl. Porong-Sidoarjo menuju tanggul. Pengawal pribadi harus bekerja keras berjibaku dengan warga yang menunggu sejak pagi tepatnya pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, warga yang sudah menanti di atas tanggul memanjatkan sholawat nabi untuk capres yang diusung PDI-P, Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI tersebut. Ketika Jokowi sampai di atas tanggul langsung melihat karya patung-patung penyintas yang merupakan patung survival korban bencana Lapindo.
Patung itu menengadahkan tangan dengan memegang aneka macam barang yang mewakili aktivitas masyarakat Porong dan Gempol yang terkubur akibat lumpur Lapindo. Panitia juga menyerahkan segenggam lumpur sebagai wujud keprihatinan warga yang sudah sewindu menelan pahitnya bencana lumpur.(kompas.com/bisnis.com/jitro/nelson/flora kolondam/pls)
Jokowi yang mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak itu menerima lumpur tanpa ragu di depan ribuan warga yang telah menunggu Jokowi sejak pagi. Tangan kanan Jokowi pun kotor akibat lumpur tersebut.
Warga korban luapan lumpur mengibaratkan lumpur di tangan Jokowi tersebut sebagai janji dan komitmen pria yang menjadi Calon Presiden (Capres) tersebut akan keberpihakannya kepada korban lumpur PT Lapindo Brantas.
"Kami adakan kontrak politik dengan Jokowi. Pertama, mewujudkan kartu Indonesia pintar, kedua kartu Indonesia sehat, ketiga bukan menggusur tapi menggeser dan menata, keempat beri dana talangan untuk korban lumpur Lapindo, kelima beri lapangan pekerjaan," ujar pembawa acara dengan menggebu-gebu.
Serempak, ribuan warga yang berjejer di tepi tanggul luapan lumpur tersebut bertepuk tangan sambil bersorak-sorai. Mereka juga meneriak-neriakkan "Jokowi presiden".
"Saya sudah melihat sendiri lumpur Lapindo ini. Dalam posisi ini, negara harusnya hadir sebagai representasi kedaulatan rakyat," ujar Jokowi saat memberikan kata sambutan.
Saat memberikan sambutan, tangan kanan Jokowi sudah tampak bersih dari noda lumpur. Tak pasti kapan dia membersihkan tangannya tersebut. "Kalau negara saja absen, artinya negara sudah melupakan rakyat. Sudah jelas kan?" sambungnya.
Pada akhir kunjungannya yang tidak lebih dari 45 menit tersebut, Jokowi menyempatkan diri menandatangani kontrak politik yang dibuat warga setempat. Tanpa berbicara banyak kepada wartawan soal detail kontrak politik itu, Jokowi bertolak dari lokasi luapan lumpur.
Ribuan Masyarakat
Ribuan masyarakat berjajar menyambut kedatangan capres Joko Widodo di lokasi semburan lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo Jawa Timur, Kamis (29/5/2014).
Jokowi dengan mengenakan kemeja kotak-kotak tiba di Porong hari ini Kamis (29/5/2014) pukul 15.45 WIB langsung disambut barisan warga yang merupakan korban lumpur Lapindo. Hari ini tepat delapan tahun lalu kawasan tersebut keluar semburan lumpur yang hingga sekarang terus berlangsung.
Cukup sulit mantan Walikota Solo itu menembus lautan manusia yang berjajar dari Jl. Porong-Sidoarjo menuju tanggul. Pengawal pribadi harus bekerja keras berjibaku dengan warga yang menunggu sejak pagi tepatnya pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, warga yang sudah menanti di atas tanggul memanjatkan sholawat nabi untuk capres yang diusung PDI-P, Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI tersebut. Ketika Jokowi sampai di atas tanggul langsung melihat karya patung-patung penyintas yang merupakan patung survival korban bencana Lapindo.
Patung itu menengadahkan tangan dengan memegang aneka macam barang yang mewakili aktivitas masyarakat Porong dan Gempol yang terkubur akibat lumpur Lapindo. Panitia juga menyerahkan segenggam lumpur sebagai wujud keprihatinan warga yang sudah sewindu menelan pahitnya bencana lumpur.(kompas.com/bisnis.com/jitro/nelson/flora kolondam/pls)







