Brazilia, BeritaRayaOnline, — Claudio Vieira de Oliveira terlahir dengan leher terlipat ke belakang. Alhasil, pria ini harus menjalani hidupnya dengan posisi kepala yang terbalik.
Namun, kondisi fisik yang bahkan membuat dokter yakin bahwa Claudio tak akan berumur panjang tidak membuat pria itu menyerah. Di tengah keterbatasannya, kini Claudio meraup sukses dalam kehidupannya.
Claudio (37) tak hanya terlahir dengan leher melipat ke arah punggung, kakinya juga tak sempurna. Demikian pula dengan kedua tangannya yang nyaris tak berfungsi.
Saat baru lahir, para dokter menyarankan ibunya agar berhenti memberinya makan karena para dokter yakin bahwa peluang Claudio untuk bertahan hidup sangat tipis.
Namun, kenyataannya, Claudio yang berasal dari Monte Santo, Brasil, itu tak hanya berumur panjang, tetapi bisa mengatasi segala kekurangannya. Bahkan dia menyelesaikan pendidikannya sebagai akuntan dan sukses menjadi seorang pembicara.
"Sejak kecil, saya selalu menyibukkan diri dengan berbagai hal. Saya tak suka bergantung pada orang lain," kata Claudio.
"Saya belajar menyalakan televisi, menjawab telepon, menyalakan radio, serta menggunakan internet dan komputer. Semua saya lakukan sendiri," tambah dia.
Bagaimana Claudio mengerjakan semua itu? Dia mengetik dengan menggunakan telepon yang digigit, mengoperasikan telepon dan mouse komputer menggunakan bibirnya, serta menggunakan sepatu khusus yang membuatnya bisa berjalan-jalan keliling kota.
Soal masa kecil Claudio, sang ibu Maria Jose memiliki banyak kenangan, termasuk prediksi dokter yang yakin bahwa putranya itu tak berumur panjang.
"Semua orang mengatakan bayi itu (Claudio) akan meninggal karena saat lahir dia kesulitan bernapas. Beberapa orang bahkan mengatakan Claudio tak usah diberi makan karena dia sudah sekarat," ujar Maria Jose.
Namun, Maria Jose tak mendengarkan ucapan orang-orang itu. Keteguhan Maria terbayar ketika kini Claudio menjalani hidup penuh kesuksesan.
"Kini yang saya rasakan adalah kebahagiaan. Claudio sama dengan orang lain, itulah cara saya membesarkannya di rumah ini," kata Maria.
"Kami tak pernah berusaha mengubah tubuhnya dan selalu menginginkan dia melakukan banyak hal normal seperti orang lain," lanjut dia.
Hidup sukses
Mirror Claudio Vieira de Oliveira saat menjadi pembicara di hadapan para mahasiswa Universitas Feira de Santana, Bahia, Brasil. Dengan cara mendidik seperti itu, kata Maria, Claudio tumbuh dengan rasa percaya diri dan tak pernah malu dengan dirinya sendiri. "Saat berusia delapan tahun, Claudio yang awalnya selalu digendong ke mana-mana mulai berjalan dengan lututnya," kenang Maria.
Akibatnya, keluarga harus mengganti lantai rumah sehingga Claudio bisa berjalan di dalam rumah tanpa harus mencederai dirinya sendiri.
Semua tempat di rumah itu dibuat untuk menyesuaikan dengan kondisi fisik Claudio. Tempat tidurnya, semua stop kontak, dan lampu dibuat lebih rendah sehingga dia bisa melakukan semuanya tanpa bantuan orang lain.
Dengan bentuk tubuhnya yang tak lazim ini, bahkan Claudio tak bisa menggunakan kursi roda. Namun, dia memohon kepada ibunya agar diizinkan bersekolah dan belajar dengan anak-anak lainnya.
Belakangan, para dokter mendiagnosis kondisi Claudio sebagai congenital arthrogryposis, suatu kondisi tubuh yang sangat langka. "Sepanjang hidup, saya mampu beradaptasi dengan kondisi tubuh saya. Saat ini saya tak memandang diri sebagai orang biasa. Saya manusia normal," ujar Claudio.
"Saya tak melihat dunia secara terbalik. Inilah yang selalu saya sampaikan saat saya berbicara di hadapan publik," tambah dia.
"Kini semakin mudah menghadapi publik. Saya sudah tak memiliki ketakutan dan saya bisa katakan, saya profesional, pembicara publik internasional, dan saya mendapat undangan untuk berbicara dari seluruh dunia," tambah Claudio bangga.(kompas.com/eykel lasflorest)
Namun, kondisi fisik yang bahkan membuat dokter yakin bahwa Claudio tak akan berumur panjang tidak membuat pria itu menyerah. Di tengah keterbatasannya, kini Claudio meraup sukses dalam kehidupannya.
Claudio (37) tak hanya terlahir dengan leher melipat ke arah punggung, kakinya juga tak sempurna. Demikian pula dengan kedua tangannya yang nyaris tak berfungsi.
Saat baru lahir, para dokter menyarankan ibunya agar berhenti memberinya makan karena para dokter yakin bahwa peluang Claudio untuk bertahan hidup sangat tipis.
Namun, kenyataannya, Claudio yang berasal dari Monte Santo, Brasil, itu tak hanya berumur panjang, tetapi bisa mengatasi segala kekurangannya. Bahkan dia menyelesaikan pendidikannya sebagai akuntan dan sukses menjadi seorang pembicara.
"Sejak kecil, saya selalu menyibukkan diri dengan berbagai hal. Saya tak suka bergantung pada orang lain," kata Claudio.
"Saya belajar menyalakan televisi, menjawab telepon, menyalakan radio, serta menggunakan internet dan komputer. Semua saya lakukan sendiri," tambah dia.
Bagaimana Claudio mengerjakan semua itu? Dia mengetik dengan menggunakan telepon yang digigit, mengoperasikan telepon dan mouse komputer menggunakan bibirnya, serta menggunakan sepatu khusus yang membuatnya bisa berjalan-jalan keliling kota.
Soal masa kecil Claudio, sang ibu Maria Jose memiliki banyak kenangan, termasuk prediksi dokter yang yakin bahwa putranya itu tak berumur panjang.
"Semua orang mengatakan bayi itu (Claudio) akan meninggal karena saat lahir dia kesulitan bernapas. Beberapa orang bahkan mengatakan Claudio tak usah diberi makan karena dia sudah sekarat," ujar Maria Jose.
Namun, Maria Jose tak mendengarkan ucapan orang-orang itu. Keteguhan Maria terbayar ketika kini Claudio menjalani hidup penuh kesuksesan.
"Kini yang saya rasakan adalah kebahagiaan. Claudio sama dengan orang lain, itulah cara saya membesarkannya di rumah ini," kata Maria.
"Kami tak pernah berusaha mengubah tubuhnya dan selalu menginginkan dia melakukan banyak hal normal seperti orang lain," lanjut dia.
Hidup sukses
Akibatnya, keluarga harus mengganti lantai rumah sehingga Claudio bisa berjalan di dalam rumah tanpa harus mencederai dirinya sendiri.
Semua tempat di rumah itu dibuat untuk menyesuaikan dengan kondisi fisik Claudio. Tempat tidurnya, semua stop kontak, dan lampu dibuat lebih rendah sehingga dia bisa melakukan semuanya tanpa bantuan orang lain.
Dengan bentuk tubuhnya yang tak lazim ini, bahkan Claudio tak bisa menggunakan kursi roda. Namun, dia memohon kepada ibunya agar diizinkan bersekolah dan belajar dengan anak-anak lainnya.
Belakangan, para dokter mendiagnosis kondisi Claudio sebagai congenital arthrogryposis, suatu kondisi tubuh yang sangat langka. "Sepanjang hidup, saya mampu beradaptasi dengan kondisi tubuh saya. Saat ini saya tak memandang diri sebagai orang biasa. Saya manusia normal," ujar Claudio.
"Saya tak melihat dunia secara terbalik. Inilah yang selalu saya sampaikan saat saya berbicara di hadapan publik," tambah dia.
"Kini semakin mudah menghadapi publik. Saya sudah tak memiliki ketakutan dan saya bisa katakan, saya profesional, pembicara publik internasional, dan saya mendapat undangan untuk berbicara dari seluruh dunia," tambah Claudio bangga.(kompas.com/eykel lasflorest)
KIEV, BeritaRayaOnline - Pemerintah Ukraina memperingatkan, bahwa perang skala besar antara Ukraina dan Rusia kian dekat. Parlemen Amerika Serikat pun mendesak Presiden Barack Obama untuk memasok senjata kepada Ukraina untuk menghadapi Rusia.
Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, mengatakan ketegangan negaranya dengan Rusia telah memburuk dalam beberapa hari terakhir.”Lebih dekat ke perang skala besar,” katanya.
”Saya pikir, kami sangat dekat dengan ‘point of no return’,” ujar Poroshenko, menjelang KTT Uni Eropa di Brussel, Belgia. ”Point of no return adalah perang skala penuh, yang sudah terjadi di wilayah yang dikuasai oleh separatis dan di mana, bukan hanya separatis tapi ada tentara Rusia,” imbuh presiden yang dijuluki Raja Cokelat itu.
Poroshenko mengatakan ribuan pasukan dan ratusan tank asing, yang dia curigai dari Rusia sekarang di wilayah Ukraina.
Di Washington, para anggota parlemen AS mendesak Presiden Barack Obama untuk mempersenjatai pasukan Ukraina yang di ambang perang besar dengan pasukan Rusia di wilayah Ukraina timur.
Senator Robert Menendez, menyebut telah terjadi invasi Rusia di Ukraina timur. ”Dan kita harus mengenalinya sebagai itu,” ujar Menendez, yang menjabat Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS.
”Ketika saya membaca berita utama, yang menyajikan laporan pemberontak bergerak maju di berbagai wilayah Ukraina timur, itu bukan pemberontak tapi tentara Rusia,” paparnya. ”Kita harus menyediakan Ukraina dengan jenis senjata defensif.”
Sementara itu, Obama menentang desakan untuk memasok senjata kepada Ukraina. ”Saya pikir Uni Eropa, NATO, serta Amerika Serikat harus mempertimbangkan hal ini secara dramatis berbeda dan kita harus memberikan Ukraina kesempatan berjuang untuk membela diri,” kata Obama, seperti dikutip CNN, Senin (1/9/2014).
“Saya tidak menyarankan pasukan AS di sana atau pasukan NATO di sana. Tapi saya menunjukkan bahwa Ukraina memiliki sarana untuk berjuang, untuk diri mereka sendiri,” imbuh Obama.(sindonews.com/flora k0londam/renny)
Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, mengatakan ketegangan negaranya dengan Rusia telah memburuk dalam beberapa hari terakhir.”Lebih dekat ke perang skala besar,” katanya.
”Saya pikir, kami sangat dekat dengan ‘point of no return’,” ujar Poroshenko, menjelang KTT Uni Eropa di Brussel, Belgia. ”Point of no return adalah perang skala penuh, yang sudah terjadi di wilayah yang dikuasai oleh separatis dan di mana, bukan hanya separatis tapi ada tentara Rusia,” imbuh presiden yang dijuluki Raja Cokelat itu.
Poroshenko mengatakan ribuan pasukan dan ratusan tank asing, yang dia curigai dari Rusia sekarang di wilayah Ukraina.
Di Washington, para anggota parlemen AS mendesak Presiden Barack Obama untuk mempersenjatai pasukan Ukraina yang di ambang perang besar dengan pasukan Rusia di wilayah Ukraina timur.
Senator Robert Menendez, menyebut telah terjadi invasi Rusia di Ukraina timur. ”Dan kita harus mengenalinya sebagai itu,” ujar Menendez, yang menjabat Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS.
”Ketika saya membaca berita utama, yang menyajikan laporan pemberontak bergerak maju di berbagai wilayah Ukraina timur, itu bukan pemberontak tapi tentara Rusia,” paparnya. ”Kita harus menyediakan Ukraina dengan jenis senjata defensif.”
Sementara itu, Obama menentang desakan untuk memasok senjata kepada Ukraina. ”Saya pikir Uni Eropa, NATO, serta Amerika Serikat harus mempertimbangkan hal ini secara dramatis berbeda dan kita harus memberikan Ukraina kesempatan berjuang untuk membela diri,” kata Obama, seperti dikutip CNN, Senin (1/9/2014).
“Saya tidak menyarankan pasukan AS di sana atau pasukan NATO di sana. Tapi saya menunjukkan bahwa Ukraina memiliki sarana untuk berjuang, untuk diri mereka sendiri,” imbuh Obama.(sindonews.com/flora k0londam/renny)
Jakarta, BeritaRayaOnline,-Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan yang diajukan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2014. Hal ini lantas menjadi sorotan dunia.
Media Tiongkok, South China Morning Post menulis "Indonesia's constitutional court backs Widodo as Prabowo Subianto's supporters stage protest" atau "Mahkamah Konstitusi Indonesia Mengukuhkan Widodo Saat massa Prabowo Subianto berunjuk rasa."
"Hakim MK secara bulat menolak permohonan Prabowo Subianto ketika gas air mata polisi dan meriam air ditembakkan ke para pengunjuk rasa," tulis South Chiha Morning Post, Kamis (21/8/2014).
Dari belahan Australia, media ABC melaporkan kabar bertajuk "Indonesia's highest court unanimously upholds Widodo's presidential win" atau "Pengadilan Tertinggi Indonesia secara Bulat Memperkuat Kemenangan Widodo pada Pilpres".
"Kemenangan ini membuka jalan bagi Presiden terpilih untuk menjalankan proses selanjutnya, yakni pelantikan di Indonesia pada Oktober," tulis media negeri kanguru itu.
Lewat artikel bertajuk, "Indonesia court upholds Widodo's presidential victory", Kantor Berita Inggris Reuters menuliskan bahwa keputusan MK tidak bisa diganggu gugat karena bersifat mengikat.
"Mahkamah Konstitusional menolak semua gugatan yang diajukan pemohon, yang diputuskan sembilan hakim," kata Ketua MK Hamdan Zoelva, yang dikutip Reuters.
Koran terkemuka Amerika Serikat, The New York Times memberitakan, mantan Jenderal gagal membuktikan klaimnya bahwa telah terjadi kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif.
"Pak Joko, yang beberapa tahun lalu menjadi Walikota di Jawa Tengah mengalahkan Prabowo dengan perolehan suara 53 persen berbanding 47 persen pada pemilihan ketiga yang digelar secara langsung oleh rakyat," papar The New York Times.(yahoo.com/liputan6.com/jhonnie castro/gamal p/nelson kolondam/renny)
Media Tiongkok, South China Morning Post menulis "Indonesia's constitutional court backs Widodo as Prabowo Subianto's supporters stage protest" atau "Mahkamah Konstitusi Indonesia Mengukuhkan Widodo Saat massa Prabowo Subianto berunjuk rasa."
"Hakim MK secara bulat menolak permohonan Prabowo Subianto ketika gas air mata polisi dan meriam air ditembakkan ke para pengunjuk rasa," tulis South Chiha Morning Post, Kamis (21/8/2014).
Dari belahan Australia, media ABC melaporkan kabar bertajuk "Indonesia's highest court unanimously upholds Widodo's presidential win" atau "Pengadilan Tertinggi Indonesia secara Bulat Memperkuat Kemenangan Widodo pada Pilpres".
"Kemenangan ini membuka jalan bagi Presiden terpilih untuk menjalankan proses selanjutnya, yakni pelantikan di Indonesia pada Oktober," tulis media negeri kanguru itu.
Lewat artikel bertajuk, "Indonesia court upholds Widodo's presidential victory", Kantor Berita Inggris Reuters menuliskan bahwa keputusan MK tidak bisa diganggu gugat karena bersifat mengikat.
"Mahkamah Konstitusional menolak semua gugatan yang diajukan pemohon, yang diputuskan sembilan hakim," kata Ketua MK Hamdan Zoelva, yang dikutip Reuters.
Koran terkemuka Amerika Serikat, The New York Times memberitakan, mantan Jenderal gagal membuktikan klaimnya bahwa telah terjadi kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif.
"Pak Joko, yang beberapa tahun lalu menjadi Walikota di Jawa Tengah mengalahkan Prabowo dengan perolehan suara 53 persen berbanding 47 persen pada pemilihan ketiga yang digelar secara langsung oleh rakyat," papar The New York Times.(yahoo.com/liputan6.com/jhonnie castro/gamal p/nelson kolondam/renny)
'
Jakarta, BeritaRayaOnline,- Seorang pendeta dari Spanyol yang terjangkit virus Ebola di Afrika Barat meninggal di sebuah rumah sakit di Madrid. Miguel Pajares (75 tahun), nama pendeta tersebut, menjadi warga Eropa pertama yang meninggal karena virus Ebola.
Pajares juga menjadi penderita Ebola pertama yang meninggal di benua Eropa. Pendeta itu diterbangkan dari Liberia pada 7 Agustus lalu setelah memperlihatkan tanda-tanda terjangkit Ebola.
Wabah itu sudah menewaskan lebih dari 1.000 orang di benua Afrika, terutama di tiga negara yaitu Sierra Leone, Guinea dan Liberia. Pekan lalu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah menetapkan Ebola sebagai darurat kesehatan internasional.
Pajares bekerja di organisasi non pemerintah di Liberia. Dia diterbangkan ke Spanyol bersama suster yang bekerja dengannya yaitu Juliana Bohi. Suster tersebut sudah menjalani tes Ebola dan hasilnya negatif.
Kematian Pajeres menimbulkan kekhawatiran tentang etika dan juga pertanyaan medis seputar penggunaan vaksin kepada pasien dengan Ebola. Sebagian besar pasien yang menderita Ebola meninggal, Maret lalu. Hingga kini, belum ada lisensi untuk bisa menggunakan vaksin ebola.
Kementerian Spanyol mengklaim telah mempunyai obat eksperimen untuk menyembuhkan penyakit Ebola yaitu ZMapp. Namun, petugas medis di rumah sakit menolak untuk mengkonfirmasi apakah obat tersebut sudah digunakan kepada pendeta itu.
Pendeta Pajeres berada di Liberia untuk membantu pengobatan pasien yang terjangkit Ebola. Hingga kini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan virus Ebola. (NYTimes/Suara.Com/Jhonnie Castro/Renny)
Pajares juga menjadi penderita Ebola pertama yang meninggal di benua Eropa. Pendeta itu diterbangkan dari Liberia pada 7 Agustus lalu setelah memperlihatkan tanda-tanda terjangkit Ebola.
Wabah itu sudah menewaskan lebih dari 1.000 orang di benua Afrika, terutama di tiga negara yaitu Sierra Leone, Guinea dan Liberia. Pekan lalu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah menetapkan Ebola sebagai darurat kesehatan internasional.
Pajares bekerja di organisasi non pemerintah di Liberia. Dia diterbangkan ke Spanyol bersama suster yang bekerja dengannya yaitu Juliana Bohi. Suster tersebut sudah menjalani tes Ebola dan hasilnya negatif.
Kematian Pajeres menimbulkan kekhawatiran tentang etika dan juga pertanyaan medis seputar penggunaan vaksin kepada pasien dengan Ebola. Sebagian besar pasien yang menderita Ebola meninggal, Maret lalu. Hingga kini, belum ada lisensi untuk bisa menggunakan vaksin ebola.
Kementerian Spanyol mengklaim telah mempunyai obat eksperimen untuk menyembuhkan penyakit Ebola yaitu ZMapp. Namun, petugas medis di rumah sakit menolak untuk mengkonfirmasi apakah obat tersebut sudah digunakan kepada pendeta itu.
Pendeta Pajeres berada di Liberia untuk membantu pengobatan pasien yang terjangkit Ebola. Hingga kini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan virus Ebola. (NYTimes/Suara.Com/Jhonnie Castro/Renny)
Jakarta, BeritaRayaOnline,-Baru-baru ini, sebuah foto yang mengerikan beredar luas di media sosial Twitter. Dalam foto tersebut, tampak seorang bocah berpose dengan potongan kepala manusia.
Foto tersebut muncul beserta kalimat “Ini baru anakku!”. Si bocah berkaos biru dan bertopi itu diyakini anak dari teroris asal Australia, Khaled Sharrouf.
Sharrouf, sang ayah yang berusia 31 tahun, ingin berangkat ke Suriah untuk bertempur bersama Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ia pergi meninggalkan Australia tahun lalu bersama keluarganya.
Dalam foto lain, tampak Sharrouf berpose dengan tiga anaknya yang berusia empat, enam, dan tujuh tahun. Gilanya, ketiganya memegang senapan mesin.
Perdana Menteri Tony Abbott menyebut foto tersebut menunjukkan “kejahatan mengerikan” yang bisa dilakukan oleh ISIS.
“Kita melihat lebih banyak bukti betapa barbarnya entitas (kolompok) ini,” kata Abbott.
Kepala Manusia Dipenggal
Seorang pria asal Australia membuat heboh setelah fotonya yang memegang kepala manusia yang dipenggal di Suriah beredar di media sosial.
Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, kaget dengan ulah warganya yang telah bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu.
Abbott pada Senin (11/8/2014) mengungkapkan keterkejutannya dengan foto-foto yang beredar ti Twitter tentang ulah warganya di Suriah. Terlebih, Australia sedang bergabung dalam misi pengiriman bantuan bersama Amerika Serikat di Irak.
Gambar mengerikan itu diambil di Kota Raqa, Suriah utara. Gambar itu diunggah di akun Twitter Khaled Sharrouf, seorang pria Australia berangkat ke Suriah sejak tahun lalu.
Laman The Australian melaporkan, Sharrouf juga mengunggah foto saat dia bersama anaknya yang berusia tujuh tahun. Dia dalam akun Twitter-nya mengklaim kepala manusia yang dipenggal itu adalah tentara Suriah.
“Itu anak saya,” tulis dia untuk menjelaskan foto yang dia unggah di Twitter. Ada tiga anak kecil bersamanya dalam foto itu. Mereka kompak mengenakan seragam tentara palsu.
Mereka juga memegang senjata di dekat bendera ISIS yang telah berganti nama menjadi Negara Islam (IS).
Abbott, menyebut tindakan warganya itu sebagai aksi barbar. ”Kelompok Negara Islam bukan hanya kelompok teroris, itu adalah tentara teroris dan mereka sedang diburu sebagai teroris bangsa,” ujarnya.
Australia telah menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Sharrouf. Para pejabat Australia mengatakan sekitar 150 warga Australia telah ikut berperang di Irak dan Suriah.
Sharrouf sendiri diketahui pernah dipenjara selama empat tahun atas tuduhan berkonspirasi untuk menyerang Sydney tahun 2005. Dia melarikan diri dari Australia dengan menggunakan paspor milik saudaranya.
Merajam Hingga Tewas
Seorang tokoh agama membacakan putusan sebelum sebuah truk datang dan menurunkan batu-batu berukuran besar dekat taman kota. Sejumlah militan Negara Islam, yang selama ini sudah dikenal dengan nama ISIS atau Negara Islam di Irak dan Suriah, membawa seorang perempuan berpakaian hitam dari ujung kepala hingga kaki dan menempatkannya di sebuah lubang kecil di tanah. Saat warga berkumpul, kaum militan itu mengatakan kepada mereka untuk menerapkan hukuman, yaitu merajam hingga tewas perempuan itu atas dugaan berzina.
Tak seorang pun dari kerumunan itu yang melangkah maju, kata seorang saksi dalam peristiwa di sebuah kota di Suriah utara itu. Maka dari itu, kaum militan yang sebagian besar ekstremis asing melakukannya sendiri. Mereka melempari Faddah Ahmad dengan batu hingga jenazahnya diseret pergi.
"Bahkan, saat dia dihajar dengan batu, dia tidak menjerit atau bergerak," kata seorang aktivis oposisi yang mengaku telah menyaksikan perajaman di dekat stadion sepak bola dan taman di kota Raqqa, basis utama kelompok ISIS di Suriah.
Perajaman pada 18 Juli lalu itu merupakan yang kedua dalam kurun waktu 24 jam. Sehari sebelumnya, Shamseh Abdullah yang berusia 26 tahun tewas dengan cara yang sama di kota terdekat Tabqa oleh milisi ISIS juga. Keduanya dituduh melakukan hubungan seks di luar nikah.
Pembunuhan semacam itu merupakan yang pertama di wilayah yang dikuasai pemberontak di Suriah utara, di mana militan ISIS telah menguasai daerah luas, meneror penduduk dengan interpretasi ketat hukum Islam, termasuk pemenggalan dan pemotongan tangan para pencuri.
Kantor berita AP melaporkan, kaum militan baru-baru ini telah mengikat seorang anak usia 14 tahun di sebuah kayu palang dan meninggalkannya selama beberapa jam di bawah sinar matahari musim panas yang terik sebelum akhirnya menurunkannya. Tindakan itu merupakan hukuman karena bocah itu tidak berpuasa selama Ramadhan.
Militan ISIS juga telah melakukan tindakan brutal terhadap kaum Muslim Syiah dan orang-orang lain yang dalam pandangan mereka murtad. Di negara tetangga Irak, militan ISIS telah membuat kelompok minoritas agama Yazidi lari dari sejumlah kota dan desa. Ribuan warga Yazidi yang melarikan diri telah terdampar di puncak gunung selama berhari-hari. Krisis kemanusiaan itu kemudian mendorong AS untuk melancarkan serangan udara dan menurunkan bantuan lewat udara kepada warga Yazidi minggu ini.
Jumat lalu, Kamil Amin, juru bicara Kementerian Hak Asasi Manusia Irak, mengatakan, ratusan perempuan Yazidi berusia di bawah 35 telah ditahan militan ISIS di sekolah-sekolah di kota Mosul yang merupakan kota terbesar kedua di Irak, yang telah dikuasai militan itu Juni lalu.
Perajaman di Suriah bulan lalu tidak dipublikasikan secara luas ketika itu, tetapi beberapa hari kemudian tiga foto muncul di dunia maya yang tampaknya untuk mendokumentasikan tontonan mengerikan itu. Foto-foto tersebut, menurut AP, konsisten dengan sejumlah laporan kantor berita itu sebelumnya. Foto-foto tersebut, yang di-posting di akun Twitter yang baru dibuat, menunjukkan puluhan orang berkumpul di alun-alun, seorang tokoh agama membacakan sebuah putusan melalui pengeras suara dan beberapa pria berjanggut dengan senapan otomatis membawa atau mengumpulkan batu.
"Seorang perempuan yang telah menikah dirajam di hadapan sejumlah jemaah." Demikian keterangan foto-foto di akun Twitter itu, yang sejak saat itu telah dicabut.
Abu Ibrahim Raqqawi, aktivis yang menyaksikan perajaman Ahmad, mengatakan, penduduk lokal marah melihat milisi asing memaksakan kehendak mereka kepada masyarakat. "Orang-orang terkejut dan tidak bisa memahami apa yang sedang terjadi. Banyak yang terusik setelah tahu bahwa orang-orang Saudi dan Tunisia yang memberi perintah (seperti) itu," katanya dalam sebuah wawancara lewat Skype. Ahmad, kata dia, tampaknya pingsan, dan ia telah mendengar bahwa perempuan itu sebelumnya dibawa ke rumah sakit di mana dia dibius.
Raqqawi mengatakan, perajaman tersebut terjadi malam hari, sekitar pukul 23.00. Dia tidak bisa melihat darah jenazah karena pakaian hitam yang dikenakannya. Ahmad tidak berteriak atau bergerak, dan meninggal dengan tenang. "Mereka kemudian membawa jenazah itu dalam salah satu mobil mereka dan pergi," katanya.
Dua kasus itu pertama kali dilaporkan Observatorium Suriah untuk HAM yang berbasis di Inggris, yang mengumpulkan informasi melalui sebuah jaringan aktivis di seluruh Suriah. Bassam Al-Ahmad, juru bicara Pusat Dokumentasi Pelanggaran, sebuah kelompok Suriah yang melacak pelanggaran HAM, juga memastikan perajaman itu.
Seorang aktivis yang berbasis di Provinsi Idlib di Suriah utara, yang mengumpulkan informasi dari para aktivis lainnya di Suriah utara, mengatakan Ahmad seorang janda. Seorang pria yang minta untuk hanya diidentifikasi sebagai Asad karena takut akan aksi balas dendam, mengatakan bahwa dalam perajaman yang lain, di Tabqa, warga juga menolak untuk ambil bagian. Aktivis itu juga menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan ISIS.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Suriah, dalam sebuah pernyataan yang di-posting di Twitter, mengecam "perajaman barbar" terhadap seorang perempuan di Tabqa.
Kelompok hak asasi manusia internasional tidak melaporkan perajaman itu. Human Rights Watch mengatakan, pihaknya tidak punya konfirmasi independen tentang kasus itu. "Jika benar, itu merupakan tren yang sangat mengkhawatirkan," kata peneliti Human Rights Watch, Lama Fakih.
"ISIS telah menerapkan aturan yang sangat ketat terhadap penduduk sipil yang telah membuat perempuan dan anak perempuan sangat rentan dan sudah jelas mendiskriminasikan mereka," katanya.
Tindakan itu telah membuat waspada anggota kelompok oposisi utama Suriah yang berjuang untuk menyingkirkan Presiden Bashar Assad dari kekuasaan sejak 2011. "Perilaku-perilaku itu tidak ada hubungannya dengan sifat dan mentalitas masyarakat Suriah," kata Abdelbaset Sieda, anggota senior Koalisi Nasional Suriah yang didukung Barat. Ia mengatakan, Koalisi Nasional Suriah tidak punya konfirmasi resmi tentang kasus perajaman itu meskipun ia tidak mengabaikan hal itu. "Kami menduga tindakan tersebut dilakukan ISIS," katanya.
Gerakan Hazm, sebuah kelompok gerilyawan lain yang aktif di Suriah utara, mengatakan, perajaman itu terjadi. Kelompok itu menambahkan, tindakan tersebut "bertentangan dengan prinsip-prinsip revolusi" dan mendorong dunia internasional akan menahan diri dalam memberikan dukungan kepada pemberontak.
"Dunia harus tahu bahwa setiap kali mereka menunda dukungan nyata kepada kelompok-kelompok moderat yang aktif, itu sama dengan dukungan langsung kepada faksi ekstremis," kata kelompok itu dalam menanggapi pertanyaan tertulis kantor berita AP.(dbs/kompas.com/sindonews.comjhonnie castro/pls)
Jakarta, BeritaRayaOnline,-Badan Kesehatan Dunia (WHO) hari ini menyatakan penyebaran virus Ebola di Afrika Barat sebagai peristiwa luar biasa dan membahayakan kesehatan global.
Lembaga bermarkas di Jenewa, Swiss, itu mengatakan ada kemungkinan penyebaran wabah Ebola itu ke seluruh dunia sebagai kondisi serius. Sejauh ini Ebola telah membunuh hampir seribu orang di empat negara Afrika bagian barat, seperti dilansir kantor Reuters, Jumat (8/8/2014).
"Respon yang terkoordinasi secara internasional sangat penting untuk menghentikan penyebaran virus Ebola ke seluruh dunia," ujar pernyataan WHO setelah mengadakan rapat darurat selama dua hari.
Tidak adanya akses langsung di tiga negara di Afrika bagian barat, yakni Guinea, Liberia dan Sierra Leone menyebabkan penyebarannya tidak sampai ke Indonesia. Meski demikian, Kementerian Kesehatan tetap berjaga-jaga jika saja masuk Indonesia.
"Untuk penyebaran virus ebola kita waspadai, laboratorium telah disiagakan. Jadi kalau ada orang yang gejala langsung diperiksa untuk mengetahui benar tidaknya," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi seusai halal bi halal di Kementerian Kesehatan RI, Senin (4/8/2014).
Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan travel warning.
"Jadi kalau ke sana kita sudah beritahukan adanya penyebaran virus itu, cara penularannya yakni penularan kontak langsung dan melalui cairan. Jadi diminta hati-hati," kata Nafsiah.
Nafsiah menyebut, presiden di negara itu dan badan kesehatan dunia (WHO) melakukan tindakan agar yang sudah tertular tidak ke luar negeri. Dilaporkan virus Ebola membunuh kurang lebih 650 orang dengan jumlah kasus lebih dari 1.200. Negara yang diserang adalah Guinea, Liberia dan Sierra Leone.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) RI, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengatakan virus Ebola di Afrika ini sebenarnya juga sudah pernah masuk ke Asia.
Ada lima spesies virus dari Genus Ebola yakni Bundibugyo ebolavirus (BDBV), Zaire ebolavirus (EBOV), Reston ebolavirus (RESTV), Sudan ebolavirus (SUDV) dan Taï Forest ebolavirus (TAFV). Nah, virus yang memicu kematian di Afrika itu adalah genus BDBV, EBOV, dan SUDV.
"Di Asia yang ditemukan hanyalah RESTV yang pernah ditemukan di Philipina dan Tiongkok tapi jenis ini mungkin telah menginfeksi manusia tapi tidak menimbulkan kesakitan dan kematian," tutur Tjandra.
Ebola memang sempat mewabah di Filipina pada tahun 1980-an dan 1990-an, namun bukan menyerang manusia. Saat itu, ebola di Filipina menyerang jenis monyet macaque monkeys (Macaca fascicularis). Selain monyet, virus ebola yang ada di Tiongkok pun sempat pula ditemukan pada babi.
(tribunenews.com/merdeka.com/ eppo/parlin/ella/dian/flora kolondam)
Gaza,BeritaRayaOnline,- Militer Israel terus bergerak dan melalukan penyerangan terhadap wilayah Gaza. Sudah hampir dua pekan militer Israel melakukan serangan, total setidaknya sudah 360 warga Gaza yang tewas dalam serangan itu.
Melansir Al Jazeera, Minggu (20/7/2014), dalam serangan terbaru yang berlangsung hari ini 14 orang dilaporkan tewas. “Para korban terjebak dalam rumah ketika Israel melakukan serangan seporadis,” ungkap petugas medis setempat.
“Seorang pejuang Palestina ikut tewas ketika pesawat Israel membombardir wilayah Gaza. Beberapa orang lain berhasil menyelematkan dengan berlari ke dalam terowongan-terowongan di Gaza,” tulis Al Jazeera.
Sementara itu, pihak Israel sendiri menyatakan mereka juga akan memperluas cakupan wilayah serangan darat mereka. Namun, mereka melaporkan dalam serangkaian serangan darat Israel telah kehilangan empat tentara mereka.
Pembicaraan gencatan senjata untuk menghentikan agresi Israel pun belum membuahkan hasil. Namun, pihak Hamas mengaku akhirnya mereka mendapatkan undangan secara resmi dari Mesir untuk melakukan pembicaraan ini.(sindonews.com/eppo/parlin/dian/ella/jhonnie castro)
Melansir Al Jazeera, Minggu (20/7/2014), dalam serangan terbaru yang berlangsung hari ini 14 orang dilaporkan tewas. “Para korban terjebak dalam rumah ketika Israel melakukan serangan seporadis,” ungkap petugas medis setempat.
“Seorang pejuang Palestina ikut tewas ketika pesawat Israel membombardir wilayah Gaza. Beberapa orang lain berhasil menyelematkan dengan berlari ke dalam terowongan-terowongan di Gaza,” tulis Al Jazeera.
Sementara itu, pihak Israel sendiri menyatakan mereka juga akan memperluas cakupan wilayah serangan darat mereka. Namun, mereka melaporkan dalam serangkaian serangan darat Israel telah kehilangan empat tentara mereka.
Pembicaraan gencatan senjata untuk menghentikan agresi Israel pun belum membuahkan hasil. Namun, pihak Hamas mengaku akhirnya mereka mendapatkan undangan secara resmi dari Mesir untuk melakukan pembicaraan ini.(sindonews.com/eppo/parlin/dian/ella/jhonnie castro)
Jakarta,BeritaRayaOnline,-Masyarakat Gaza mungkin akan kembali merasakan ketenangan dan kedamaian untuk sementara waktu. Palang Merah internasional (ICRC) tengah mengajukan gencatan senjata sementara selama tiga jam, agar bisa menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah itu.
Melansir Channel News Asia, Minggu (20/7/2014), Hamas dikabarkan sudah menerima proposal dari ICRC tersebut. Bila gencatan senjata terjadi, maka ini adalah kali kedua gencatan senjata kemanusiaan dilaksanakan di Gaza, setelah beberapa hari lalu PBB meminta hal yang sama.
"ICRC menghubungi (kami) dan menawarkan proposal gencatan senjata kemanusiaan selama tiga jam untuk memungkinkan ambulans untuk mengevakuasi korban tewas dan luka dan Hamas menerimanya," ungkap juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.
“Namun, sayangnya pemerintah Israel sendiri belum menyetujui rencana gencatan senjata ini,” Zuhri menambahkan. Pemerintah Israel sendiri menyatakan mereka hingga saat ini masih mencoba mempelajari propsal yang diajukan ICRC itu.
Seorang juru bicara ICRC menolak untuk mengkonfirmasi hal itu namun dia juga tidak memberikan sanggahan akan laporan tersebut. “Kami akan mencoba setiap usaha untuk memastikan kami dapat mengevakuasi korban tewas dan terluka di sana," ungkap pihak ICRC.
Langkah ini muncul saat Israel terus menggempur beberapa lingkungan di timur Kota Gaza, yang menewaskan sedikitnya 40 orang tewas dan hampir 400 orang terluka. Intensitas serangan yang semakin meninggi juga telah membuat bantuan internasional terhambat, Mesir tidak mengijinkan seorangpun melewati perbatasan untuk kemanan mereka.(dbs/eppo/parlin/dian/ella)
Melansir Channel News Asia, Minggu (20/7/2014), Hamas dikabarkan sudah menerima proposal dari ICRC tersebut. Bila gencatan senjata terjadi, maka ini adalah kali kedua gencatan senjata kemanusiaan dilaksanakan di Gaza, setelah beberapa hari lalu PBB meminta hal yang sama.
"ICRC menghubungi (kami) dan menawarkan proposal gencatan senjata kemanusiaan selama tiga jam untuk memungkinkan ambulans untuk mengevakuasi korban tewas dan luka dan Hamas menerimanya," ungkap juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.
“Namun, sayangnya pemerintah Israel sendiri belum menyetujui rencana gencatan senjata ini,” Zuhri menambahkan. Pemerintah Israel sendiri menyatakan mereka hingga saat ini masih mencoba mempelajari propsal yang diajukan ICRC itu.
Seorang juru bicara ICRC menolak untuk mengkonfirmasi hal itu namun dia juga tidak memberikan sanggahan akan laporan tersebut. “Kami akan mencoba setiap usaha untuk memastikan kami dapat mengevakuasi korban tewas dan terluka di sana," ungkap pihak ICRC.
Langkah ini muncul saat Israel terus menggempur beberapa lingkungan di timur Kota Gaza, yang menewaskan sedikitnya 40 orang tewas dan hampir 400 orang terluka. Intensitas serangan yang semakin meninggi juga telah membuat bantuan internasional terhambat, Mesir tidak mengijinkan seorangpun melewati perbatasan untuk kemanan mereka.(dbs/eppo/parlin/dian/ella)
Gaza, BeritaRayaOnline,-Invasi Israel dengan serangan udara dan tembakan artileri di Jalur Gaza, Palestina sudah memasuki hari ketujuh, Senin (14/7/2014). Jumlah total korban tewas sudah mencapai 172 orang, dan 1.230 lainnya terluka.
Saksi mata dan petugas medis Palestina mengatakan, serangan Israel terbaru pada Senin pagi (14/7/2014) menghantam tiga fasilitas sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam. Namun serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Militer Israel juga menyerang sejumlah bangunan di Kota Gaza, Deir el-Balah di bagian selatan dan Jabaliya utara. Sejumlah warga terluka terkena serpihan rudal Israel. Badan Pengungsi PBB, UNRWA mencatat, sekitar 17 ribu warga Gaza mengungsi dalam kondisi ketakutan.
Sejauh ini, tidak ada warga Israel yang tewas, meskipun Hamas telah menembakkan ratusan roket ke negara itu sejak pertempuran dimulai pada tanggal 8 Juli 2014. Militer Israel semalam menyatakan, 160 roket Hamas telah dicegat Iron Dome Israel.
Sementara itu, Israel pagi tadi kembali diserang empat roket dari Libanon. Namun, tidak ada korban dalam serangan itu.
Tak Berhenti Menyerang
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengabaikan seruan masyarakat dunia untuk melakukan gencatan senjata. Sebaliknya, dia memerintahkan militernya untuk terus menyerang Hamas. ”Kami tidak tahu kapan operasi ini akan berakhir,” kata Netanyahu.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry telah menelepon Netanyahu untuk kembali menawarkan sebagai mediator gencatan senjata.”AS menyoroti kekhawatiran terkait meningkatnya ketegangan di lapangan,” bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri.
Di pihak Palestina, Presiden Mahmoud Abbas mengaku sudah meminta Sekjen PBB, Ban Ki-moon untuk menempatkan negara Palestina di bawah sistem perlindungan internasional PBB. ”Guna mengatasi kekerasan di Gaza,” kata Abbas, seperti dikutip Al Jazeera.(sindonews.com/eppo/parlin/dian/ella/pls)
Saksi mata dan petugas medis Palestina mengatakan, serangan Israel terbaru pada Senin pagi (14/7/2014) menghantam tiga fasilitas sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam. Namun serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Militer Israel juga menyerang sejumlah bangunan di Kota Gaza, Deir el-Balah di bagian selatan dan Jabaliya utara. Sejumlah warga terluka terkena serpihan rudal Israel. Badan Pengungsi PBB, UNRWA mencatat, sekitar 17 ribu warga Gaza mengungsi dalam kondisi ketakutan.
Sejauh ini, tidak ada warga Israel yang tewas, meskipun Hamas telah menembakkan ratusan roket ke negara itu sejak pertempuran dimulai pada tanggal 8 Juli 2014. Militer Israel semalam menyatakan, 160 roket Hamas telah dicegat Iron Dome Israel.
Sementara itu, Israel pagi tadi kembali diserang empat roket dari Libanon. Namun, tidak ada korban dalam serangan itu.
Tak Berhenti Menyerang
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengabaikan seruan masyarakat dunia untuk melakukan gencatan senjata. Sebaliknya, dia memerintahkan militernya untuk terus menyerang Hamas. ”Kami tidak tahu kapan operasi ini akan berakhir,” kata Netanyahu.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry telah menelepon Netanyahu untuk kembali menawarkan sebagai mediator gencatan senjata.”AS menyoroti kekhawatiran terkait meningkatnya ketegangan di lapangan,” bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri.
Di pihak Palestina, Presiden Mahmoud Abbas mengaku sudah meminta Sekjen PBB, Ban Ki-moon untuk menempatkan negara Palestina di bawah sistem perlindungan internasional PBB. ”Guna mengatasi kekerasan di Gaza,” kata Abbas, seperti dikutip Al Jazeera.(sindonews.com/eppo/parlin/dian/ella/pls)
Jakarta,BeritaRayaOnline,- Belanda dan Argentina kembali saling berhadapan di Piala Dunia 2014, Kamis (10/7/2014) dengan mengusung memori laga final 1978. Saat itu, tuan rumah Argentina berhasil menaklukkan Belanda dan menjadi juara dunia untuk pertama kalinya.
Kini setelah 36 tahun berselang, keduanya bertemu di situasi yang serupa. Saling berhadapan di fase knockout pada gelaran Piala Dunia yang digelar di benua Amerika.
Dalam pertemuan dengan Argentina kali ini, pelatih Belanda, Louis van Gaal bakal tanpa Nigel de Jong dan kemungkinan Leroy Fer. Namun Van Gaal tak memiliki kendala untuk bisa menurunkan skuat yang sama saat menghadapi Kosta Rika.
Van Gaal juga memiliki opsi untuk mengatur ulang formasi Belanda menjadi 3-4-1-2. Jika tindakan ini diambil, maka Robben akan maju menemani Robin van Persie di lini depan.
Tim Krul dimasukkan saat Belanda menghadapi situasi adu penalti kala melawan Kosta Rika. Tetapi sepanjang waktu normal, Jasper Cillessen akan tetap menjadi pilihan utama.
Beralih ke tim lawan, Argentina bakal tanpa Angel Di Maria yang cedera. Gelandang Real Madrid tersebut sepertinya baru bisa kembali turun bermain jika Argentina berhasil melaju ke laga final.
Marcos Rojo yang sudah melakoni sanksi larangan bertanding bisa kembali diturunkan menggantikan Basanta di posisi bek kiri. Sedangkan di jantung pertahanan, Martin Demichelis kemungkinan besar tetap dipertahankan sebagai starter.
Sergio Aguero dikabarkan sudah kembali fit untuk berpasangan dengan Gonzalo Higuain dan Lionel Messi di lini depan. Tetapi gagal tampil maksimal membuat posisi Aguero terancam penyerang lainnya seperti Lavezzi dan Palacio. (bolanet.com/eykel lasflorest/jhonnie castro)
Kini setelah 36 tahun berselang, keduanya bertemu di situasi yang serupa. Saling berhadapan di fase knockout pada gelaran Piala Dunia yang digelar di benua Amerika.
Dalam pertemuan dengan Argentina kali ini, pelatih Belanda, Louis van Gaal bakal tanpa Nigel de Jong dan kemungkinan Leroy Fer. Namun Van Gaal tak memiliki kendala untuk bisa menurunkan skuat yang sama saat menghadapi Kosta Rika.
Van Gaal juga memiliki opsi untuk mengatur ulang formasi Belanda menjadi 3-4-1-2. Jika tindakan ini diambil, maka Robben akan maju menemani Robin van Persie di lini depan.
Tim Krul dimasukkan saat Belanda menghadapi situasi adu penalti kala melawan Kosta Rika. Tetapi sepanjang waktu normal, Jasper Cillessen akan tetap menjadi pilihan utama.
Beralih ke tim lawan, Argentina bakal tanpa Angel Di Maria yang cedera. Gelandang Real Madrid tersebut sepertinya baru bisa kembali turun bermain jika Argentina berhasil melaju ke laga final.
Marcos Rojo yang sudah melakoni sanksi larangan bertanding bisa kembali diturunkan menggantikan Basanta di posisi bek kiri. Sedangkan di jantung pertahanan, Martin Demichelis kemungkinan besar tetap dipertahankan sebagai starter.
Sergio Aguero dikabarkan sudah kembali fit untuk berpasangan dengan Gonzalo Higuain dan Lionel Messi di lini depan. Tetapi gagal tampil maksimal membuat posisi Aguero terancam penyerang lainnya seperti Lavezzi dan Palacio. (bolanet.com/eykel lasflorest/jhonnie castro)
Para TKI yang memprotes karena tidak bisa memilih di Lapangan Victoria Park, Hongkong, Minggu (6/7/2014). Gambar diambil dari halaman Facebook Adian Napitupulu.
Hongkong BeritaRayaOnline — Pemungutan suara pemilihan presiden Republik Indonesia yang digelar Panitia Pemungutan Luar Negeri di Hongkong berlangsung ricuh, Minggu (6/7/2014) sore. Ratusan orang mengamuk merobohkan pagar tempat pemungutan suara yang ditutup sebelum mereka memberikan suara. Celetukan panitia memperburuk situasi.
"Pengantre masih banyak, ratusan sampai seribuan orang. Tiba-tiba pagar TPS ditutup, jadi mereka yang mengantre maju. Lalu sebagai pemilih adalah pendukung Jokowi-JK, protes dan teriak-teriak, 'Jokowi... Jokowi...'," tutur Arista Devi, salah satu pemilih di Hongkong, dalam perbincangan telepon dengan Tribunnews, Minggu malam.
Keributan terjadi setelah seorang oknum panitia mengeluarkan celetukan hanya pemilih pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang masih boleh masuk ke TPS. Kericuhan pun tak terelakkan. Ratusan pemilih yang tidak tersalurkan hak pilihnya memprotes Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Hongkong dan Konsulat Jenderal RI di Hongkong.
"Saat demo itu, seorang oknum panitia berceletuk, 'Ayo, silakan masuk, tapi hanya pemilih nomor 1 (Prabowo-Hatta) yang dibolehkan masuk'," imbuh Arista. Namun, dia mengatakan bahwa oknum panitia tersebut tidak langsung dapat diidentifikasi. "Masalahnya massa tidak bisa membedakan siapa panitia. Mana yang Bawaslu, PPLN, atau relawan," kata Arista.
Menurut Arista, PPLN Hongkong terlihat tak mengantisipasi lonjakan pemilih. "Antisipasi panitia pilpres kali ini beda dibandingkan pileg 9 April lalu. Kali ini panitia mematok TPS buka sampai jam 17.00. Tetapi, pemilih rupanya banyak sekali, sampai-sampai mengantre mengular, berkelok-kelok. Panjang antrean sekitar 500 meter. Jumlah pemilih yang antre antara 500-1.000 orang."
Informasi soal kericuhan di TPSLN Hongkong ini langsung meruyak di media sosial. Salah satu pemilik akun Facebook, Laras Wati, menulis, "Saya juga menjadi saksi, bahwa KJRI kurang siap dalam mengantisipasi membludaknya pemilih yang ingin berpesta Demokrasi!!! Suara mereka harus tetap di dengungkan!!!" Pemilik akun Facebook Amooy Luph'e Tyan Classic'er Wah menulis, "Saya aja standby pagi sampe jam 2.30. Sayang sekali suara yang sia-sia." (kompas.com/flora/jitro/pls)
Hongkong BeritaRayaOnline — Pemungutan suara pemilihan presiden Republik Indonesia yang digelar Panitia Pemungutan Luar Negeri di Hongkong berlangsung ricuh, Minggu (6/7/2014) sore. Ratusan orang mengamuk merobohkan pagar tempat pemungutan suara yang ditutup sebelum mereka memberikan suara. Celetukan panitia memperburuk situasi.
"Pengantre masih banyak, ratusan sampai seribuan orang. Tiba-tiba pagar TPS ditutup, jadi mereka yang mengantre maju. Lalu sebagai pemilih adalah pendukung Jokowi-JK, protes dan teriak-teriak, 'Jokowi... Jokowi...'," tutur Arista Devi, salah satu pemilih di Hongkong, dalam perbincangan telepon dengan Tribunnews, Minggu malam.
Keributan terjadi setelah seorang oknum panitia mengeluarkan celetukan hanya pemilih pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang masih boleh masuk ke TPS. Kericuhan pun tak terelakkan. Ratusan pemilih yang tidak tersalurkan hak pilihnya memprotes Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Hongkong dan Konsulat Jenderal RI di Hongkong.
"Saat demo itu, seorang oknum panitia berceletuk, 'Ayo, silakan masuk, tapi hanya pemilih nomor 1 (Prabowo-Hatta) yang dibolehkan masuk'," imbuh Arista. Namun, dia mengatakan bahwa oknum panitia tersebut tidak langsung dapat diidentifikasi. "Masalahnya massa tidak bisa membedakan siapa panitia. Mana yang Bawaslu, PPLN, atau relawan," kata Arista.
Menurut Arista, PPLN Hongkong terlihat tak mengantisipasi lonjakan pemilih. "Antisipasi panitia pilpres kali ini beda dibandingkan pileg 9 April lalu. Kali ini panitia mematok TPS buka sampai jam 17.00. Tetapi, pemilih rupanya banyak sekali, sampai-sampai mengantre mengular, berkelok-kelok. Panjang antrean sekitar 500 meter. Jumlah pemilih yang antre antara 500-1.000 orang."
Informasi soal kericuhan di TPSLN Hongkong ini langsung meruyak di media sosial. Salah satu pemilik akun Facebook, Laras Wati, menulis, "Saya juga menjadi saksi, bahwa KJRI kurang siap dalam mengantisipasi membludaknya pemilih yang ingin berpesta Demokrasi!!! Suara mereka harus tetap di dengungkan!!!" Pemilik akun Facebook Amooy Luph'e Tyan Classic'er Wah menulis, "Saya aja standby pagi sampe jam 2.30. Sayang sekali suara yang sia-sia." (kompas.com/flora/jitro/pls)
Jakarta BeritaRayaOnline,-Argentina berhasil melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2014 seusai mengalahkan Belgia dengan skor tipis 1-0. Adalah Gonzalo Higuain yang menjadi pahlawan kemenangan La Albiceleste, julukan timnas Argentina.
Berlaga di Estadio Nacional Mane Garrincha, Sabtu (5/7/2014) malam WIB, Argentina mampu unggul cepat saat Higuain mencetak gol di menit ke-7. Penyerang 26 tahun itu meneruskan umpan Di Maria dengan sepakan voli ke arah pojok kiri bawah gawang Belgia.
Dengan kemenangan ini, Argentina pun melaju ke babak semifinal. Lionel Messi dkk. selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Belanda vs Kosta Rika.
Seperti dilansir detiksport, di menit ke-7, Argentina meraih keunggulan. Diawali dari umpan Messi ke Di Maria di sisi kanan, nama terakhir lantas bermaksud mengirim umpan terobosan ke dalam kotak penalti untuk Gonzalo Higuain.
Namun bola membentur bek Belgia dan justru berbelok ke area di mana Higuain berdiri. Dengan satu sentuhan, Higuain mengarahnkan bola ke pojok kiri bawah gawang dan tak mampu diantisipasi Thibaut Courtois.
Hingga babak pertama usai, tak ada lagi gol tambahan. Sepuluh menit babak kedua berjalan, Higuain nyaris kembali mencatatkan namanya di papan skor. Lewat sebuah serangan balik, dia berlari sendiri merangsek ke pertahanan Belgia.
Setelah melewati Kompany di depan kotak penalti, penyerang Napoli itu melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Courtois. Namun cuma membentur mistar.
Tekanan Belgia ke Argentina terjadi di menit 76, saat mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri. Sejumlah pemain bersiap menyambut umpan di dalam kotak penalti, namun rupanya Mertens yang bertindak sebagai eksekutor memilih mengarahkannya langsung ke gawang. Tak membuahkan hasil, bola cuma melesat ke kiri gawang.
Di masa injury time, Argentina punya peluang emas untuk menggandakan keunggulan. Lewat sebuah serangan balik, Messi berlari sendirian menghadapi Courtois yang ditinggalkan para beknya. Untuk memperkecil ruang tembak, Courtois maju menghadang dan dia sukses mementahkan tembakan Messi. Laga usai. (solopos/ekel lasflorest/jhonnie castro)
Susunan pemain:
Argentina: Romero; Zabaleta, Garay, Demichelis, Basanta; Biglia, Mascherano, Di Maria (Perez 33′); Lavezzi (Palacio 71′), Messi, Higuain (Gago 81′)
Belgia: Courtois; Alderweireld, Van Buyten, Kompany, Vertonghen; Fellaini, Witsel; Mirallas (Mertens 60′), De Bruyne, E Hazard (Chadli 75′); Origi (Lukaku 59′)
Berlaga di Estadio Nacional Mane Garrincha, Sabtu (5/7/2014) malam WIB, Argentina mampu unggul cepat saat Higuain mencetak gol di menit ke-7. Penyerang 26 tahun itu meneruskan umpan Di Maria dengan sepakan voli ke arah pojok kiri bawah gawang Belgia.
Kedua tim kemudian saling serang, namun tak ada gol lain yang tercipta. Statistik tercatat relatif berimbang dengan penguasaan bola tercatat 54% berbanding 46% untuk keunggulan Belgia.
Sementara Argentina tercatat unggul peluang dengan dua tembakan tepat target dan satu kans membentur tiang. Belgia sendiri cuma punya satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan sebagaimana dilansir whoscored.Dengan kemenangan ini, Argentina pun melaju ke babak semifinal. Lionel Messi dkk. selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Belanda vs Kosta Rika.
Namun bola membentur bek Belgia dan justru berbelok ke area di mana Higuain berdiri. Dengan satu sentuhan, Higuain mengarahnkan bola ke pojok kiri bawah gawang dan tak mampu diantisipasi Thibaut Courtois.
Hingga babak pertama usai, tak ada lagi gol tambahan. Sepuluh menit babak kedua berjalan, Higuain nyaris kembali mencatatkan namanya di papan skor. Lewat sebuah serangan balik, dia berlari sendiri merangsek ke pertahanan Belgia.
Setelah melewati Kompany di depan kotak penalti, penyerang Napoli itu melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Courtois. Namun cuma membentur mistar.
Tekanan Belgia ke Argentina terjadi di menit 76, saat mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri. Sejumlah pemain bersiap menyambut umpan di dalam kotak penalti, namun rupanya Mertens yang bertindak sebagai eksekutor memilih mengarahkannya langsung ke gawang. Tak membuahkan hasil, bola cuma melesat ke kiri gawang.
Di masa injury time, Argentina punya peluang emas untuk menggandakan keunggulan. Lewat sebuah serangan balik, Messi berlari sendirian menghadapi Courtois yang ditinggalkan para beknya. Untuk memperkecil ruang tembak, Courtois maju menghadang dan dia sukses mementahkan tembakan Messi. Laga usai. (solopos/ekel lasflorest/jhonnie castro)
Susunan pemain:
Argentina: Romero; Zabaleta, Garay, Demichelis, Basanta; Biglia, Mascherano, Di Maria (Perez 33′); Lavezzi (Palacio 71′), Messi, Higuain (Gago 81′)
Belgia: Courtois; Alderweireld, Van Buyten, Kompany, Vertonghen; Fellaini, Witsel; Mirallas (Mertens 60′), De Bruyne, E Hazard (Chadli 75′); Origi (Lukaku 59′)
Jakarta,BeritaRayaOnline,-Federasi sepak bola Kamerun (FECAFOOT) melakukan investigasi terhadap tujuh pemainnya yang dicurigai terlibat pengaturan skor di Piala Dunia 2014. FECAFOOT tidak mengungkap siapa saja pemain yang dimaksud. FECAFOOT hanya menyebut mereka 'apel busuk.'
Kamerun menelan tiga kekalahan dalam ketiga pertandingannya di Grup A. Setelah ditekuk Meksiko 0-1, mereka dihajar Kroasia 0-4 dan dipukul tuan rumah Brasil 1-4. Kamerun pun finis peringkat paling bawah.
Dilansir Sky Sports, yang paling mencurigakan adalah laga melawan Kroasia. Pasalnya, dalam sebuah diskusi dengan majalah Jerman Der Spiegel sebelum laga, match-fixer Wilson Raj Perumal asal Singapura memprediksi secara tepat hasil akhir laga tersebut serta memperkirakan bahwa ada seorang pemain yang bakal dikartu merah.
Dalam laga itu, gelandang Kamerun asal klub Barcelona Alex Song diusir wasit karena sengaja menyikut pemain Kroasia Mario Mandzukic. Bermain 10 orang, Kamerun kalah telak.
Pihak FECAFOOT menyatakan: "Dugaan kecurangan seputar tiga laga Kamerun di Piala Dunia 2014, terutama Kamerun vs Kroasia, juga keberadaan 'tujuh apel busuk (di tim nasional)' sama sekali tidak sesuai dengan nilai dan prinsip federasi."
"Kami ingin memberi tahu publik bahwa, meski belum ada kontak dengan FIFA terkait masalah ini, Komisi Disiplin federasi telah membuka investigasi lebih lanjut. Kami berniat menyelesaikan masalah yang sangat mengganggu ini secepat mungkin," tutup pernyataan tersebut.
Entah ada apa sebenarnya dengan para pemain di tim nasional Kamerun.
Sebelum kejuaraan, mereka sempat mengancam tak mau berangkat karena bonus yang kurang. Saat lawan Kroasia, Song melakukan tindakan tak terpuji. Selain itu, bek Benoit Assou-Ekotto dan penyerang Benjamin Moukandjo juga terlibat pertengkaran dalam laga tersebut.
Kalah tiga laga berturut-turut, Kamerun pulang tanpa angka. Itu membuat Presiden dan sebagian besar pendukung tim nasional mereka kecewa serta marah. Andai dugaan pengaturan skor ini terbukti benar, maka wajah persepakbolaan Kamerun pasti jadi semakin tercoreng saja nantinya. (bola.net/eykel lasforest)
Kamerun menelan tiga kekalahan dalam ketiga pertandingannya di Grup A. Setelah ditekuk Meksiko 0-1, mereka dihajar Kroasia 0-4 dan dipukul tuan rumah Brasil 1-4. Kamerun pun finis peringkat paling bawah.
Dilansir Sky Sports, yang paling mencurigakan adalah laga melawan Kroasia. Pasalnya, dalam sebuah diskusi dengan majalah Jerman Der Spiegel sebelum laga, match-fixer Wilson Raj Perumal asal Singapura memprediksi secara tepat hasil akhir laga tersebut serta memperkirakan bahwa ada seorang pemain yang bakal dikartu merah.
Dalam laga itu, gelandang Kamerun asal klub Barcelona Alex Song diusir wasit karena sengaja menyikut pemain Kroasia Mario Mandzukic. Bermain 10 orang, Kamerun kalah telak.
Pihak FECAFOOT menyatakan: "Dugaan kecurangan seputar tiga laga Kamerun di Piala Dunia 2014, terutama Kamerun vs Kroasia, juga keberadaan 'tujuh apel busuk (di tim nasional)' sama sekali tidak sesuai dengan nilai dan prinsip federasi."
"Kami ingin memberi tahu publik bahwa, meski belum ada kontak dengan FIFA terkait masalah ini, Komisi Disiplin federasi telah membuka investigasi lebih lanjut. Kami berniat menyelesaikan masalah yang sangat mengganggu ini secepat mungkin," tutup pernyataan tersebut.
Entah ada apa sebenarnya dengan para pemain di tim nasional Kamerun.
Sebelum kejuaraan, mereka sempat mengancam tak mau berangkat karena bonus yang kurang. Saat lawan Kroasia, Song melakukan tindakan tak terpuji. Selain itu, bek Benoit Assou-Ekotto dan penyerang Benjamin Moukandjo juga terlibat pertengkaran dalam laga tersebut.
Kalah tiga laga berturut-turut, Kamerun pulang tanpa angka. Itu membuat Presiden dan sebagian besar pendukung tim nasional mereka kecewa serta marah. Andai dugaan pengaturan skor ini terbukti benar, maka wajah persepakbolaan Kamerun pasti jadi semakin tercoreng saja nantinya. (bola.net/eykel lasforest)
Manaus , BeritaRayaOnline - Ivica Olic membuat Kroasia unggul pada menit 11 setelah menerima umpan dari Mario Mandzukic di kotak penalti Kamerun yang keduanya bertemu di Arena Amazonia, Manaus, dalam laga berikutnya Grup A.
Kroasia dan Kamerun sebelumnya belum pernah bertemu sehingga ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua tim.
Jika salah satu dari Kroasia atau Kamerun kalah akan langsung terdepak dari Grup A karena tidak dapat mengejar perolehan poin Brasil dan Meksiko yang masing-masing mengoleksi empat angka.
Susunan pemain:
Kroasia: Stipe Pletikosa, Danijel Pranjic, Ivan Perisic, Vedran Corluka, Dejan Lovren, Ivan Rakitic, Luka Modric, Darijo Srna (c), Mario Mandzukic, Ivica Olic, Sammir
Kamerun: Charles Itandje, Benoît Assou-Ekotto, Nicolas N'Koulou (c), Alex Song, Benjamin Moukandjo, Vincent Aboubakar, Maxim Choupo-Moting, Aurélien Chedjou, Stéphane M'bia, Eyong Enoh, Joël Matip(antaranews.com/eykel lasflorest simanjuntak)
Kroasia dan Kamerun sebelumnya belum pernah bertemu sehingga ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua tim.
Jika salah satu dari Kroasia atau Kamerun kalah akan langsung terdepak dari Grup A karena tidak dapat mengejar perolehan poin Brasil dan Meksiko yang masing-masing mengoleksi empat angka.
Susunan pemain:
Kroasia: Stipe Pletikosa, Danijel Pranjic, Ivan Perisic, Vedran Corluka, Dejan Lovren, Ivan Rakitic, Luka Modric, Darijo Srna (c), Mario Mandzukic, Ivica Olic, Sammir
Kamerun: Charles Itandje, Benoît Assou-Ekotto, Nicolas N'Koulou (c), Alex Song, Benjamin Moukandjo, Vincent Aboubakar, Maxim Choupo-Moting, Aurélien Chedjou, Stéphane M'bia, Eyong Enoh, Joël Matip(antaranews.com/eykel lasflorest simanjuntak)
Jenewa, Swiss, BeritaRayaOnline,-Indonesia telah menerapkan strategi untuk menghadapi dampak perubahan iklim bagi kesehatan, juga virus MERS terutama menjelang pelaksanaan ibadah haji.
Demikian pernyataan Menteri Kesehatan RI dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., MPH di depan sidang paripurnaWorld Health Assembly (WHA) ke-67 di Gedung PBB Jenewa, Senin (19 Mei 2014) waktu setempat.
“Pemerintah RI telah menerapkan berbagai strategi, baik terkait langsung dengan sektor kesehatan maupun multisektoral, termasuk dengan mengintegrasikan penilaian risiko perubahan iklim ke dalam sistem pemantauan kesehatan,” ujar Menkes.
Sidang tahunan WHA ke-67, sebagai bagian dari Governing Bodies WHO yang beranggotakan seluruh negara-negara anggota WHO, akan berlangsung selama lima hari (19- 24 Mei 2014).
Sidang WHA ke-67 ini dipimpin Menkes Kuba Roberto Morales Ojeda, akan membahas berbagai isu kesehatan global yang menjadi perhatian bersama masyarakat internasional melalui tema utama The Link Between Climate Change and Health (Hubungan antara Perubahan Iklim dan Kesehatan).
Selain menyampaikan pernyataan mengenai tema tersebut, Menkes RI juga menyampaikan berbagai pandangan Indonesia terkait berbagai isu kesehatan global, yang saat ini menjadi fokus perhatian masyarakat internasional.
Secara khusus Menkes dr. Nafsiah Mboi menyampaikan langkah-langkah Indonesia dalam mencegah kemungkinan bahaya yang diakibatkan oleh Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV), khususnya terkait pelaksanaan ibadah haji yang diikuti umat Islam dari Indonesia.
Menkes juga menekankan pentingnya masyarakat internasional untuk terus bekerjasama menangani isu penyakit menular, termasuk melalui kerjasama di dalam kerangka Pandemic Influenza Preparedness (PIP).
Terkait proses negosiasi Agenda Pembangunan Pasca 2015, Menkes mewakili Indonesia mendorong seluruh negara untuk terus berupaya agar isu kesehatan tetap dapat dimasukan ke dalam agenda pembangunan baru.
“Indonesia juga menekankan pentingnya implementasi jaminan kesehatan (Universal Health Coverage) sebagai indikator utama pelayanan kesehatan yang memadai,” tandas Menkes.
Sebelumnya, Menkes sebagaimana disampaikan Sekretaris Pertama PTRI Jenewa Arsi D. Firdausy, memaparkan bahwa situasi kesehatan penduduk Indonesia sangat ditentukan oleh letak geografis Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan.
“Berbagai situasi terkait iklim juga memiliki dampak langsung terhadap keadaan lingkungan serta situasi kesehatan masyarakat Indonesia,” pungkas Menkes.
Selain menyampaikan pernyataan pada sesi pleno, Menkes RI juga direncanakan akan berpartisipasi pada berbagai acara lain, diantaranya menjadi pembicara pada WHO Technical Briefing on the International Health Regulations.
Pertemuan para Menkes negara-negara GNB, pertemuan para Menkes negara-negara Foreign Policy and Global Health, serta melakukan berbagai pertemuan bilateral dengan berbagai pejabat negara lain dan organisasi internasional.
Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI yang disampaikan kepada redaksi BeritaRayaOnline di Jakarta Kamis sore (22/5/2014).(lasman simanjuntak)




















