Jakarta, BeritaRayaOnline,-Kementerian Pekerjaan Umum menyelenggarakan Gema Indonesia Peduli Sanitasi (GIPS) yang diikuti oleh seluruh peserta Jambore Sanitasi yang juga melibatkan 750 anak SD dari Jakarta dan sekitarnya bertempat di Lapangan D Senayan Jakarta, Sabtu (21/6/2014). Acara tersebut ditandai dengan pemukulan drum secara bersamaan oleh Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy, Dirjen Cipta Karya Imam S Ernawi dan Ketua SIKIB Ny Djoko Suyanto
Acara ini merupakan upaya untuk menggerakkan kepedulian sanitasi mulai dari anak-anak,. Adapun berbagai kegiatan melibatkan anak-anak tersebut meliputikonfigurasi gerakan, perkusi, angklung, dan disemarakkan pula oleh penampilan artis Nugie melalui lagu – lagu mengenai peduli sanitasi.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam sambutannya mengatakan, Gema Indonesia Peduli Sanitasi adalah salah satu rangkaian kegiatan Jambore Sanitasi 2014 bertemakan “Sanitasi Mendukung Air dan Energi yang Berkelanjutan”, yang diselenggarakan pada tanggal 15 – 23 Juni 2014.
Menurutnya, Jambore Sanitasi 2014 merupakan kegiatan yangbertujuan untuk melatih anak-anak sejak dini tentang kesadaran dan kepeduliannya terhadap sanitasi yang baik serta air yang bersih dan lestari. Acara ini melibatkan 198 siswa SMP dari 33 provinsi seluruh Indonesia yang merupakan pemenang Lomba Poster dan Lomba Karya Tulis bidang sanitasi tingkat provinsi.
"Kami yakin apabila anak-anak Indonesia yang hadir disini sebanyak kurang lebih 1000 orang dapat menjadi contoh bagi anak-anak lain di Indonesia “ Ujar Djoko Kirmanto. dan bahkan memberikan contoh kepada orang-orang yang lebih tua untuk berperilaku hidup bersih dan sehat
Dikatakan, kegiatan ini didukung oleh Kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Nappenas, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, SIKIB (Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu), serta institusi-institusi yang peduli dengan sanitasi. Keterlibatan dari berbagai instansi ini menunjukkan bahwa urusan sanitasi untuk mewujudkan permukiman layak huni yang berkelanjutan, merupakan urusan bersama dan membutuhkan kepedulian semua pihak.
Selama 5 hari berlangsung semenjak dibukanya Jambore Sanitasi 2014 pada 16 Juni 2014 lalu, berbagaipembekalan diberikan kepada calon Duta Sanitasi 2014, diantaranya adalah pembekalan mengenal potensi diri, teknik presentasi, meningkatkan kreativitas, membatik dan pembekalan sanitasi berwawasan lingkungan melalui toilet bersih dan hemat air, serta mengunjungi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah ke Sumur Batu Kota Bekasi.(puskom pu/lasman simanjuntak)

0 comments